JAKARTA,PenaMerdeka – Pemain Rizky Ridho menyebutkan, gaya latihan John Herdman di Timnas Indonesia mirip pelatih sebelumnya Shin Tae-yong, namun dengan intensitas yang lebih tinggi.
John Herdman ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Januari 2026. Setelah menjalani persiapan sekitar dua bulan, dia langsung menghadapi tantangan pertamanya di ajang FIFA Series 2026.
Dalam tahap awal, Herdman memanggil 41 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan hingga mengerucut 24 pemain usai proses seleksi sesuai regulasi turnamen.
Rizky Ridho menjadi salah satu nama yang masuk dalam skuad final. Bek Persija Jakarta itu merasakan langsung metode latihan yang diterapkan oleh pelatih asal Inggris tersebut.
Dia menilai Herdman merupakan sosok pelatih yang sangat detail dan meningkatkan intensitas latihan dibandingkan sebelumnya.
“Dia orangnya lebih detail, suka detail, dan intensitas latihan lebih tinggi lagi daripada biasanya,” kata dia kepada awak media, termasuk iNews di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Rizky Ridho menilai tidak ada perbedaan besar dalam pendekatan dasar antara Herdman dan pelatih sebelumnya. Namun, dia merasakan peningkatan signifikan dari sisi intensitas latihan.
Menurut dia, metode fisik yang diterapkan Herdman cukup mengingatkan pada Shin Tae-yong (STY). Perbedaannya terletak pada peningkatan beban latihan yang lebih tinggi.
“Mungkin lebih ke intensitas saja sih. Kalau secara fisik tidak jauh berbeda dengan STY. Cuma kemarin sempat Lebaran, kami ada libur dua hari, jadi intensitasnya ditingkatkan lagi secara bertahap,” ujar dia.
Latihan dengan intensitas lebih tinggi membuat para pemain harus beradaptasi cepat. Meski demikian, Ridho menilai proses tersebut berjalan positif untuk meningkatkan performa tim.
Hal paling menarik perhatian Ridho adalah ketika Herdman membawa televisi ke lapangan untuk menjelaskan materi taktik secara visual kepada para pemain.
“Mungkin ada satu sesi yang pertama kali saya rasakan, yaitu sebelum latihan dia bawa TV ke lapangan. Jadi kami lihat TV itu untuk melakukan taktik apa yang dia mau untuk latihan hari ini. Jadi lebih detail,” katanya.
Metode tersebut membuat Ridho penasaran dan sempat berdiskusi dengan Jordi Amat, rekan setimnya yang memiliki pengalaman bermain di Eropa.
“Itu pertama kali pengalaman bagi saya. Saya juga sempat bicara sama Jordi, ‘Bro, ini normal di Eropa?’ Dia bilang, ‘Ya, ini normal di Eropa.’ Oke, ini pengalaman pertama saya,” ucapnya.
Meski terkesan dengan metode baru tersebut, Ridho menegaskan bahwa para pemain mulai mampu memahami dan mengadaptasi instruksi yang diberikan Herdman.
“Alhamdulillah, hari ini sudah dua kali latihan dengan Coach John. Semuanya berjalan lancar. Apa yang beliau minta, kami pelan-pelan pahami dan adaptasi untuk pertandingan,” kata Ridho.
Timnas Indonesia bakal tampil sebagai salah satu tuan rumah dalam FIFA Series 2026. Turnamen tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026.
Pada babak semifinal, Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis. Laga lain mempertemukan Bulgaria melawan Kepulauan Solomon.
Pemenang dari masing-masing pertandingan akan bertemu di partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Maret 2026.
Helatan Internasional tersebut pun menjadi panggung awal bagi Herdman untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih Timnas Indonesia.






