SERANG,PenaMerdeka – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sukses mencetak rekor ‘decacorn’ prestasi dengan menyabet opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-10 berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Atas pencapaian historis itu, Gubernur Banten Andra Soni langsung bergerak cepat menggenjot komitmen seluruh jajarannya demi menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Opini WTP tersebut merupakan bentuk pengakuan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.
Hal itu disampaikan Andra Soni saat Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Banten Tahun 2025 di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (25/5/2026).
Pada paripurna tersebut, Andra Soni melakukan penandatanganan berita acara dan menerima hasil pemeriksaan laporan keuangan dari Pimpinan V BPK, Bobby Adhityo Rizaldi.
Ia pun mengajak seluruh jajarannya untuk terus memperkuat budaya integritas, meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran, serta memperkuat pengendalian internal.
“Serta memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Apalagi tantangan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan akan semakin kompleks,” tegasnya.
Andra Soni menambahkan, Pemprov Banten sudah menyusun rencana aksi (action plan) sebagai bentuk komitmen terhadap perbaikan menindaklanjuti rekomendasi serta temuan hasil pemeriksaan agar dapat diselesaikan secara tepat waktu, paling lama dalam 60 hari.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Badan Pemeriksa Keuangan atas pelaksanaan pemeriksaan terhadap laporan keuangan Pemprov Banten tahun anggaran 2025 secara profesional, independen, dan objektif,” ujarnya.
Andra Soni juga mengajak seluruh pimpinan dan tim pemeriksa BPK untuk terus melangkah bersama dalam sinergi dan harmoni, demi masa depan daerah yang lebih maju, bersih, dan sejahtera.
“Sehingga terwujud masyarakat Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” tutupnya.







