JAKARTA,PenaMerdekaTimnas Inggris memastikan posisinya untuk berlaga dalam di semifinal helatan Piala Dunia 2026 usai berhasil menaklukkan Norwegia dengan skor akhir 2-1 di Stadion Miami, Amerika Serikat, Sabtu.

Seusai laga, suasana kemenangan semakin semarak ketika ribuan suporter menyanyikan lagu Wonderwall dan Hey Jude, yang menjadi simbol dukungan bagi The Three Lions dan gelandang Jude Bellingham.

Kemenangan tersebut bukan hanya mengantarkan Inggris kembali ke empat besar Piala Dunia, tetapi juga memperpanjang tradisi baru para pendukung mereka yang menggema sepanjang turnamen.

Usai peluit panjang dibunyikan, lagu Wonderwall ciptaan Noel Gallagher yang dipopulerkan oleh Oasis berkumandang di Stadion Miami. Para suporter menyanyikannya bersama para pemain Inggris yang dipimpin kapten Harry Kane.

Menyanyikan lagu tersebut menjadi kebiasaan baru pendukung Inggris selama Piala Dunia 2026. Menurut FIFA, lagu yang dirilis pada Oktober 1995 itu semakin mempererat hubungan antara suporter dengan tim nasional Inggris.

Atmosfer tersebut juga disebut menambah motivasi skuad Inggris dalam upaya mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada 1966.

Setelah Wonderwall, stadion kembali bergemuruh oleh lagu Hey Jude milik grup musik legendaris Inggris, The Beatles, yang dirilis pada 1968.

Lagu tersebut dinyanyikan sebagai bentuk apresiasi kepada Jude Bellingham yang menjadi bintang kemenangan Inggris lewat dua golnya ke gawang Norwegia.

Tradisi menyanyikan Hey Jude untuk Bellingham sebenarnya sudah melekat sejak Euro 2024. Saat itu, lagu tersebut bergema setelah gelandang Inggris itu mencetak gol tunggal yang membawa timnya menang 1-0 atas Serbia pada fase grup.

Di Stadion Miami, kamera televisi terus menyorot wajah Bellingham ketika ribuan suporter menyanyikan lagu tersebut dari berbagai penjuru stadion.

Inggris memastikan kemenangan 2-1 berkat dua gol yang dicetak Jude Bellingham. Sementara itu, satu-satunya gol Norwegia lahir melalui Andreas Schjelderup.

Hasil tersebut membawa Inggris kembali menembus semifinal Piala Dunia, mengulang pencapaian yang sebelumnya diraih pada edisi 1990.

Kini, The Three Lions berpeluang mengakhiri penantian panjang untuk kembali menjadi juara dunia setelah terakhir kali mengangkat trofi pada 1966, yang hingga kini masih menjadi satu-satunya gelar Piala Dunia milik Inggris.

Penulis: DenEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *