Gojek se-Banten Gelar Aksi Damai, Minta Mediasi Ulang

Aksi Damai, Minta Mediasi Ulang

BANTEN,PenaMerdeka – Ratusan Ojek Online (Gojek) yang di kawasan Serang dan Banten melakukan aksi damai di Stadion Maulana Yusuf Ciceri, Rabu (15/11/2017). Tuntutannya adalah supaya ada mediasi ulang lantaran ditutupnya perusahaan Gojek di Kota Serang oleh pemerintah.

Koordinator lapangan, Ahmad Rifai mengatakan, aksi yang di gelar sebagai bentuk menghargai Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam menutup Gojek secara sementara.

Namun, kata dia, dalam aksi damai ini kami menekankan harus ada mediasi dari kedua belah pihak. Kami kepingin semuanya mendapat keadilan.

“Kumpul menjadi satu untuk menyambung  silaturahmi dan menyamaan persepsi. Jadi kumpul semua pada sekarang bahwa untuk membutikan Ojek Online mentaati peraturan Pemerintah dan sepakat untuk off secara bersama-sama,” katanya.

Menurut Ahmad, ratusan pengemudi Ojek Online pun adalah pengangguran yang membutuhkan pekerjaaan. Terlebih, pemerintah belum mampu mengambil keputusan yang bijak dan merata.

“Karena kita ingin mencari nafkah dan mencari rizki dan yang hadir dalam aksi damai disini adalah untuk anak istrinya,” ujarnya.

Walaupun banyaknya kejadian yang menimpa Ojek Online, masih dikatakan Ahmad, pihaknya tetap menerima dan tidak ada sifat dendam sedikit pun.

“Makanya supaya tidak ada gesekan di lapangan, kita tetap tertib aturan dan tidak anarkis. Karena kita ingin membuat kondusif di Kota Serang serta pemerintah mengambil langkah yang lebih baik sampai ada rapat mediasi antara Opang dan Gojek yang bisa saling menerima,” tuturnya.

Pantauan dilapangan, titik kumpul Gojek di Stadion Maulana Yusuf Kota Serang untuk menunggu adanya rapat mediasi di Pemkot Serang pada Pukul 13:00 WIB,  Ojek Online sendiri melakukan aksi damai pada sekarang adalah Driver Online se Provinsi Banten dari 8 Kabupaten dan Kota. (rhn)

Disarankan
Click To Comments