Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Reses DPRD Kota Tangerang, Hartoto Soroti Problem Proyek Kampung Terang

0

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka- Hartoto, anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang, pada Sabtu (2/12/2017) lalu ketika menggelar kegiatan reses menyoroti soal proyek ‘Kampung Terang’ yang dianggap belum maksimal. Pasalnya banyak ditemukan problem, misalkan sudah terpasang tiang namun lampunya belum menyala.

Ia menambahkan, bahkan sebelum proyek pada anggaran perubahan dilaksanakan, banyak juga ditemukan lampu yang sudah mati tetapi tidak segera diganti. Ia menilai, kegiatan pembangunan khususnya untuk penerangan berjalan tidak maksimal.

“Kegiatan proyek sebelumnya kalau ada lampu yang mati harus segera diganti dengan lampu baru. Kalau memang ada kerusakan bukan pada lampunya sebaiknya harus di cek juga, pada bagian mana yang mengalami kerusakan. Harus ada evaluasi dengan perawatannya,” ucap anggota DPRD Kota Tangerang asal Fraksi PDI- Perjuangan saat menggelar reses di kedimannya, Jalan Swadaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu (2/12/2017) lalu.

Kata pria yang akrab disapa Bang Toing kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat khususnya di daerah pemilihan (Dapil) lima untuk wilayah Kecamatan Ciledug, Larangan dan Karang Tengah juga banyak yang mengeluhkan persoalan tersebut.

Penerangan Jalan Umum (PJU) di RT 05/05 Karyawan II, Kecamatan Karang Tengah dalam program kampung terang ini kendati secara fisik sudah terpasang tetapi hingga sekarang belum lampunya masih padam.

Ini salah satu keluhan masyarakat yang harus kami sampaikan selaku anggota DPRD Kota Tangerang. “Aspirasi yang disampaikan masyarakat kita tampung, tetap mengacu kepada kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Namun masih banyak kendala- di lapangan yang harus direalisasikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Adapun usulan-usulan dalam kegiatan reses ini, kata dia nama warga yang hadir sudah tercatat lengkap dengan by name dan by address, pihaknya selaku wakil rakyat akan mengusulkan kembali Pemkot Tangerang melalui dinas terkait, khususnya persoalan di Kecamatan Karang Tengah, Ciledug dan Larangan.

“Maka saya kepingin, Pemkot Tangerang itu betul-betul peduli terhadap masyarakat, pada intinya pro rakyatlah,” katanya.

Selain akan membawa persolan penerangan lampu di di setiap kelurahan, aspirasi masyarakat tentang gorong-gorong drainase sepanjang 600 Meter di RW 011, Kelurahan Karang Tengah, kata anggota DPRD Kota Tangerang asal Fraksi PDI-P ini juga akan mendorong pelestarian budaya dan kesenian betawi.

“Salah satu kesenian yang akan kita dorong adalah budaya Betawi, seperti ondel-ondel, pencak silat, tari-tarian dan yang lain-lainnya,” ungkapnya.

Lebih dalam dia mengatakan, teman-teman yang berada di Ciledug meminta pasar lembang tetap diadakan dan pengelolahannya dilakukan oleh PD Pasar atau Pemerintah Kota Tangerang.

“Kalau soal RTH tetap bisa dibuat disitu, tapi pasar lembangnya jangan dihilangkan, agar pemerintah bisa menghasilkan PAD dari situ,” imbuhnya.

“Tetapi kalau usulan pembangunan sudah terealisasi harus dirawat, harus kita ajak masyarakat ditingkat RT atau RW untuk merawat itu, misalkan drainase dibersikan dengan cara kerja bakti,” tegasnya.

Sementara Ismet, Ketua RW 011, Perumahan Pondok Surya, Kelurahan Katang Tengah, mengungkapkan rasa terima kasih, dengan diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi pada anggota DPRD Kota Tangerang tersebut.

“Saya mewakili warga perumahan Pondok Surya bisa menyampaikan apa yang selama ini menjadi keinginan kami, yaitu pembuatan gorong-gorong. Sekarang ini jika dimusim penghujan karena tertutup dan tidak gorongnya kecil jadi air tumpah keperumahan,” terang Ismet.

Ismet mengungkapkan, dia sering mendapat komplain dari warga dan pihaknya juga bingung untuk mengadu kepada siapa, maka dalam kesempatan reses ini kami menyampaikan aspirasi warga pada reses anggota DPRD Kota Tangerang.

“Saya lihat pak dewan Hartoto sangat peduli dengan masyarakat, maka kami sebagi pengurus RW sangat berterima kasih kepada beliau yang mau membuka pintu dan mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat,” tandas Ismet. (aputra)