Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Warga Palestina Matikan Lampu Natal di Betlehem

0

RAMALLAH,PenaMerdeka – Warga Palestina mematikan lampu Natal di tempat kelahiran Yesus di Betlehem pada hari Rabu malam. Mereka melakukan hal tersebut sebagai protes atas keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pohon Natal yang dihiasi dengan lampu di luar Gereja Peringatan Kelahiran di Bethlehem, di mana orang Kristen percaya bahwa Yesus sudah lahir, dan satu lagi di Ramallah, pada samping tempat pemakaman mantan pemimpin Palestina Yasser Arafat, terjerumus ke dalam kegelapan.

“Pohon Natal dimatikan oleh warga Palestina atas perintah walikota hari ini untuk memprotes keputusanTrump. tidak jelas apakah lampu-lampu itu untuk dinyalakan lagi sebelum perayaan puncak Natal nanti,” papar Fady Ghattas, perwira media Bethlehem yang dikutip dari Reuters, Kamis (7/12/2017).

Dalam sebuah pidato di Washington, Trump menyebutkan bahwa dia sudah memutuskan agar mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedutaan AS ke kota tersebut.

Orang Arab dan Muslim di Timur Tengah serta warga Palestina mengutuk keputusan AS, mengatakan sebagai langkah provokasi pada wilayah yang bergejolak. Uni Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menyuarakan kekhawatiran yang akan berdampak atas kemungkinan menghidupkan kembali perdamaian damai Israel-Palestina. (uki/dbs)