KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pererat tali sillarurahmi, Alumni Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 105 Kembangan, Jakarta Barat, angkatan tahun 1984 menggelar reoni dan santuni 113 anak yatim piatu.

Berlangsung di gedung Bakor Siskon, Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, pemberian santunan berupa sembako dan uang itu disambut antusias oleh orangtua anak yatim yang hadir saat pemberian tersebut.

Bram, Sekretaris Alumni mengatakan, acara reoni dan santunan anak yatim piatu adalah ide dari anggota arisan SMPN 105 angkatan 1984.

“Acara ini sebenarnya dadakan, karena persiapannya hanya tiga minggu dan sampai pada hari H, teman-teman terus memberi suport acara positif ini,” terang Bram, Minggu (13/5/2018).

Dia melanjutkan, dana yang diberikan untuk santunan anak yatim piatu, merupakan subangsi dari para alumni dan donatur dari luar.

“Kita kumpulkan dari teman-teman dan bantuan dari donatur, juga uang kas arisan alumni SMPN 105 yang berjumlah 40 orang yang kita lakukan setiap bulan,” jelasnya.

Lebih dalam ia mengatakan, degan reoni dan satunan anak yatim piatu, respon dan sambutan para alumni sangat positif dan antusias.

“Insya Allah untuk kedepan bakal kita adakan lagi, bahkan kita punya niat untuk mengadakan reoni akbar, tapi itu nanti setelah kita lakukan pembahasan dengan teman-teman,” ujarnya.

Sementara Matrobin, Camat Karang Tengah mengatakan, kegiatan santunan yang dilakukan oleh alumni SMPN 105 angkatan 1984, adalah kegiatan yang positif dan sangat baik menjelang bulan suci Ramadhan.

“Alhamdulillah anak-anak kita mendapat perhatian dari para alumnus, saya juga datang kesini sebagai undangan mengucapkan banyak terima kasih sudah mau peduli dan berbagi kepada yang membutuhkan,” terang Matrobin.

Dia melanjutkan, kegiatan itu, diharapkan bisa berkelanjutan dan bisa lebih banyak lagi menampung anak-anak yatim piatu.

“Tentunya kegiatan yang mulia ini bisa terus berkelanjutan terus menerus, apa lagi ini waktu yang sangat tepat untuk saling berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” tandas Matrobin. (aputra/hisyam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *