Pengidap diabetes sangat dimungkinkan mempunyai masalah hubungan seksual dengan pasangannya. Meskipun beberapa faktor diabetes seperti kelelahan, perubahan hormonal, stres, depresi, dan efek samping pengobatan merupakan penyebab gairah seks seseorang menurun.
Namun demikian diabetes juga dapat menimbulkan nyeri atau mati rasa pada alat kelamin yang menyebabkan peredaman pada saat orgasme. Kondisi ini disebut diabetes neuropati.
Diabetes tipe 2 dan seksualitas perempuan:
Perubahan hormonal atau masalah sirkulasi darah dapat menyebabkan wanita dengan diabetes tipe 2 mengalami :
1. Vagina kering
2. Inkontinensia saat berhubunga seks yang berakibat pada kerusakan saraf di dalam kandung kemih
3. Infeksi saluran yang lebih sering terjadi di vagina dan saluran kencing. Kedua kondisi ini membuat seks tidak nyaman dan sering terasa menyakitkan.
Diabetes tipe 2 dan seksualitas pria:
1. Disfungsi ereksi adalah masalah seksual yang terjadi pada pria pengidap diabetes. ED dapat terjadi akibat efek samping obat, saraf, pembuluh darah, kerusakan otot dan perubahan dalam produksi testosteron pada tubuh.
2. Diabetes dikombinasikan dengan tekanan darah tinggi, masalah psikologis atau emosional, latihan terlalu sedikit, dan obesitas meningkatkan risiko disfungsi ereksi.
3. Sebuah keprihatinan terhadap pria diabetes 2 terjadi ejakulasi retrograde, di mana semua atau sebagian dari air mani adalah ejakulasi ke arah yang salah.
Ini terjadi ke dalam kandung kemih bukannya keluar melalui penis. Hal ini terjadi ketika diabetes membuat kerusakan saraf ke otot-otot yang bertanggung jawab untuk membuka dan meutup ‘pintu’ dalam tubuh. (ida)







