Menelisik Sebab Musabab Kasus Penggelapan Pajak Bintang La Liga

MADRID,PenaMerdeka – Siapa yang tak kenal Cristiano Ronaldo, penyerang anyar Juventus asal Portugal yang sempat bermain di La Liga Spanyol. Kini dia sedang tersandung kasus penggelapan pajak disaat dia merumput di klub lamanya Real Madrid.

Atas kasus tersebut Ronaldo menerima dakwaan hukuman penjara dua tahun dan denda sebesar 19 juta Euro (setara Rp 320 milyar) dari otoritas Spanyol.

Beberapa tahun terakhir, CR7 dikabarkan terus diburu oleh otoritas pajak Spanyol terkait tudingan kasus penggelapan pajak yang dia perbuat sejak 2011-2014.

Sempat dipanggil tahun lalu, penyerang Juventus ini dituduh melakukan penggelapan, wow, ternyata senilai 14,7 juta Euro.

Pada awalnya pengacara dan perwakilan Ronaldo menyangkal tuduhan itu, tetapi pada Jumat (16/7/2018) beberapa media Spanyol mengabarkan Ronaldo akhirnya menerima dakwaan yang ditujukan kepadanya.

Mengutip El Mundo setelah Ronaldo menerima dakwaanya atas kasus penggelapan pajak. Namun dipastikan dia tidak akan mendekam di penjara, karena hukum di Spanyol mengatur bahwa vonis maksimal dua tahun tidak perlu dijalani jika si pelaku sebelumnya tidak pernah dipenjara.

Tidak hanya Cristiano Ronaldo, Pesaing terberatnya Leonel Messi pun pernah tersangkut kasus yang sama. Kapten Timnas Argentina yang masih membela Barcelona pernah didakwa hukuman kurungan selama 21 bulan.

Namun disaat itu Messi lolos dari hukumannya karena dia membayar denda sebesar 432 ribu Euro ( setara Rp.6,4 milyar) dari penggelapan pajak yang didakwakan.

Perhitungan pajak di Negeri Matador ini memang sangat kejam, selain warga lokal, pajak juga dikenakan untuk warga negara asing (WNA) yang tinggal lebih dari 183 hari di negara tersebut.

Kalkulasi pembayaran pemain La Liga bisa jadi menjadi faktor mereka melakukan penggelapan.

Nilai yang harus mereka dibayarkan bisa bervariasi antara 24% hingga 45% dari pendapatan, tergantung tempat tinggal sang wajib pajak. Bisa jadi lantaran sebab musabab inilah salah satu faktornya.

Kepada siapa pun yang menetap di Spanyol dan mendapatkan penghasilan lebih dari 600 ribu euro per tahun, wajib membayar pajak hingga 43%. Sementara yang gajinya di bawah itu hanya membayar 25%.

Perubahan itu yang membuat para pemain sepak bola kalang kabut dan akibatnya banyak juga yang akhirnya terdsandung kasus penggelapan.

Pasalnya, pajak yang harus dibayar hampir separoh dari pendapatannya dan akhirnya terjebak dalam skandal pajak.

Tidak hanya Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi saja yang tersangkut kasus penggelapan pajak. Pemain bintang Brazil Neymar, Marcello sampai pelatih fenomenal Jose Mourinho pun pernah mengalaminya disaat dia membesut Real Madrid. (ari)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...