AMTR Minta Walikota Tangerang Sampaikan Aspirasi Massa Pendemo ke Jokowi

103

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Minta Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah sampaikan Aspirasi massa pendemo di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Ratusan demonstran yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tangerang Raya (AMTR) menggelar aksi dengan melakukan long march dari titik kumpul di Jalan Perintis Kemerdekaan, dengan membawa spanduk, pengeras suara dan sejumlah tuntutan. Hingga membakar ban di pintu gerbang Pemkot Tangerang.

Rifki, Humas AMTR mengatakan, aksi ujuk rasa ini, meminta Walikota Tangerang bisa menyampaikan aspirasi massa pendemo, kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar bisa menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

”Kami selaku generasi penerus bangsa tidak mau tinggal diam melihat nilai tukar rupiah yang semakin terinjak oleh dollar,” terang Rifki, Jumat (14/9/2018).

Rifki menambahkan, Indonesia merupakan salah satu negara yang paling terbelakang dan memiliki permasalahan ekonomi yang sangat tinggi.

“Kami melihat dari kodisi perekonomian yang kian rapuh, namun pemerintah tidak bisa menstabilkan. Oleh karena itu kami kecewa terhadap pimpinan yang saat ini,” jelasnya.

Lebih dalam Rifki mengatakan, sejak bulan Februari 2018 lalu adalah bukti penderitaan bangsa Indonesia, kembali melemahnya rupiah hingga menembus Rp15000 per dollar AS.

“Selain itu, harga sembilan bahan pokok naik di pasar-pasar, dengan adanya sederet masalah itu. Presiden kita Ir. Joko Widodo belum mampu untuk mengatasi ini,” tegasnya.

Oleh karena itu kata dia, sejumlah aspirasi massa pendemo ini, akan diserukan ditiap titik oleh mahasiswa yang ada di Tangerang.

“Demi rakyat Indonesia dan turunnya nilai tukar rupiah, kedepan akan kami terus meningkatkan seruan ini,” ujarnya.

Sementara Kompol Ewo Samono, Kapolsek Kota Tangerang menjelaskan, sejak mereka masuk izin laporan akan melakukan aksi unjuk rasa ini. Pihaknya sudah menerjunkan personel kepolisian untuk mengamankan gedung Pemkot Tangerang.

”Untuk personel kami sudah diperintahkan untuk melakukan pengamanan di pintu gerbang Pemkot Tangerang,” terang Ewo.

Untuk menjaga kekuatan kata Ewo, personil Polres Metro Tangerang Kota pun turut ikut membantu pengamanan terhadap penyampaian aspirasi massa pendemo, agar ASN Pemkot Tangerang tidak merasa ketakutan.

”Khawatir saja rekan-rekan mahasiswa saat menggelar aksi unjuk rasa membuat takut ASN yang ada di Pemkot Tangerang,” tandas Ewo. (aputra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tahun Baru Islam
Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...