Tingkatkan Pemeriksaan Keuangan Pemda, DPD RI Siap Turun Ke Kabupaten/Kota

0 232

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) (RI) Republik Indonesia melaksanakan seminar di ruangan Ballrom Novotel Mal Tangerang City, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Seminar ini mengusung konsep sinergitas pelaksanaan lanjutan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menuju pemeriksaan keuangan dan kinerja pemerintah daerah yang berkualitas.

Ajiep Papindang, Ketua Komite IV DPD RI mengatakan, kegiatan ini guna membntuk kesepakatan antara DPD dengan BPK dan DPRD dalam melakukan tindaklanjut rekomendsi LHP BPK dengan mempertegas ukuran dan batas pelaksanaan kewenangan.

”Bahwa kami hari ini sudah sepakat untuk membuat di dua lembaga ada lebih sinergi,” terang Ajip kepada wartawan, Selasa (11/12/2018).

Ia menjelaskan, BPK dapat memperoleh hasil kesepakatan dari DPD dan DPRD tentang unpan balik (feedback). Nantinya dalam penertian teknis atau dalam penertian kewenangan lembaga kedepanya.

”Kami mengharapkan satu formula kerja yang sangat jelas dan otekntik atas tindak lanjut rekomendasi LHP BPK yang rinci,” tegasnya.

Kata dia, Komite IV DPD RI masih menemukan beberapa pelaporan seperti ke tidak beresan, ketidak teraturan dan ketidak beneran. Bahkan ada penyimpangan pengelolaan seta pertanggung jawaban keuangan daerah termasuk aset negara.

“Kami memiliki kedudukan sebagai lembaga negara yang berfungsi melakukan RDP dengan DPRD tentang tindaklanjut rekomendasi LHP BPK. Dengan tujuan mengevaluasi bahan dalam memberikan pertimbangan kepada DPR dan pemerintah.

Sementara itu, Bahrullah Akbar, Wakil Ketua BPK menuturkan, pihaknya sepakat mendorong meningkatkan transfaransi akuntabilitas di pemeintahan daerah.

“Karena DPD dapat mengingatkan BPK agar mengelola pengelolaan keuangan. Saya sangat setuju kalau kami lebih besinergi dengan DPD,” cakap Bahrullah.

Bahrullah menambahkan, untuk kesepakatan ini guna meminimalisir penyelewengan baik aset atau anggaran. pihaknya bakal terus melihat administrasi laporan keuangan.

”Ya kita lihat dulu, apakah terdapat kesalahan itu berulang atau tidak kam, nanti bisa kita lihat kalau secara menyeluruh pelaksannaan transparansi dan akuntabilitas di daerah itu sudah cukup siknifikan,” tutupnya. (yuyu)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...