HGN ads Bekasi

Terminal Baranangsiang Jadi Stasiun Angkut Terakhir LRT di Bogor

0 222

BOGOR,PenaMerdeka – Terminal Baranangsiang, yang terletak di Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur menjadi tempat pemberhentian stasiun angkut terakhir Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek terakhir di Bogor.

Hal itu setelah adanya kesepakatan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Kesepakatan itu diambil usai Pemkot Bogor melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perhubungan bersama BPTJ, meninjau ke lokasi yang akan dilintasi LRT di Kota Bogor.

Dalam peninjauan, tim dari Pemkot Bogor dan Kemenhub fokus pada dua titik yang tak jauh dari pintu Tol Bogor Baranangsiang, yaitu Kampung Sela Awi, Kecamatan Bogor Utara; dan Kampung Sawah dan Kecamatan Bogor Timur.

Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, peninjauan ini dilakukan memastikan jika LRT jadi dilelang atau dilakukan trase kedua dari Cibubur, Cimanggis ke Bogor. Sebab, perlu melihat posisi stasiun akhir LRT di Bogor yang dinilai pas.

“Ada dua lokasi peninjauan. Pertama terkait Terminal Baranangsiang, kedua LRT. Untuk LRT, di Sela Awi dan Kampung Sawah. Kami harus tahu dimana stasiun akhirnya. Dengan begitu kami merencanakan hal lainnya,” terang Dedie, Selasa (16/7/2019).

Dedie juga meminta BPTJ memberikan masukan kepada pemerintah pusat. Di antaranya Dirjen Perkeretapian dan Dirjen Kekayaan Negara untuk memberikan gambaran secara utuh tentang rencana.

“Kami masih berdiskusi terkait Perpres Nomor 49/2017 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Tail Transit Terintegrasi di wilayahnya Jabodebek,” tuturnya.

Dedie menjelaskan, apabila memang itu yang akan dipakai sebagai acuan, maka Baranangsiang dipastikan digunakan. Kalaupun ada revisi teknis pelelangan kata dia, itu juga ada di perpres.

“Kami masih berusaha ikut proaktif supaya Kota Bogor tidak ketinggalan melakukan proses perencanaan dan terlambat mengantisipasi.”

“Kami tidak ingin kehilangan momentum Kota Bogor menjadi kota modern dengan adanya sambungan LRT ini. Kalau kalah cepat, ya pasti dapat mengubah program transportasi yang ada di Kota Bogor,” jelasnya.

Dedie menambahkan, pemerintah pusat juga sudah banyak memberikan perhatian untuk Kota Bogor. Termasuk hibah trem dari Belanda, yang salah satunya dialokasikan ke Kota Bogor.

“Trem rencananya pada tahun depan kalau secara peluang teknisnya lencar. Tahun depan sudah dikirim dari Belanda,” imbuhnya. (ew)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE