Tanggapan Walikota Tangerang Soal Pemangkasan Eselon III dan IV

0 168

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bakal melakukan pemangkasan jabatan kepada pegawai negeri sipil (PNS) yakni eselon III dan IV.

Pemangkasan ini diharapkan bisa memangkas berbelitnya sistem birokrasi perangkat pemerintahan setiap daerah.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengaku pihaknya bakal mengkaji secara mendalam soal keputusan yang dilayangkan Jokowi itu.

“Wacana itu (pemangkasan) agar pindah ke fungsional. Saat ini kami sedang mengkaji, nanti dampaknya apa,” tutur Arief saat ditemui di Puspemkot Tangerang, Kamis (30/10/2019).

Kata Arief, keputusan Presiden RI untuk menyederhanakan sistem birokrasi di perangkat daerah.

Namun, pemangkasan eselon III dan IV di Pemerintahan Kota Tangerang pastinya merubah struktural secara besar-besaran.

“Pemerintahan pusat inginnya semakin menyederhanakan birokrasi. Makanya yang sedang kita kaji soal birokrasi itu sendiri,” katanya.

Menurut orang nomor satu di Kota Tangerang ini, dampak kedapannya akan berpengaruh terhadap jenjang karir Pegawai Negeri Sipil dan motivasi dalam bekerja.

“Secara struktural kita perlu berjenjang, karena ini kan bagian dari karir pegawai. Jadi tanpa mengurangi motivasi kinerja pegawai, mudah-mudahan program-programnya terwujud,” terangnya.

Arief menambahkan, Indonesia bakal semakin maju di bawah kepemimpinan Jokowi dan Maruf Amin. Walau ia merasa belum mendapat dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat.

Karena, pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur di Kota Tangerang mengalami perlambatan.

“Harapannya pembangunan di Kota Tangerang semakin meningkat, kita punya tantangan perlambatan ekomoni, resesi dan lainnya. Maka kita harus mampu bekerja sama dengan dukungan pemerintah pusat,” pungkasnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE