HGN ads Bekasi

SOMATS Aksi Damai Minta Pengesahan RAPBD 2020 Jangan Disangkut Paut Tahun Politik

0 137

KOTA TANGSEL, PenaMerdeka – Ratusan orang dari Solidaritas Masyarakat Peduli Tangerang Selatan (Somats) melakukan aksi damai di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Aksi damainya tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada DPRD dalam pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel tahun 2020.

Koordinator aksi Somats Tomy Irawan mengatakan, aksinya dilakukan lantaran melihat adanya kekisruhan saat proses pengesahan RAPBD Tangsel yang dilakukan DPRD.

Menurutnya, jangan sampai kekisruhan pembahasan APBD tersebut didasari lantaran disangkutpautkan dengan tahun politik yang akan berlangsung di Kota berjuluk Cerdas Modern dan Religius.

“Aksi ini kita gelar karena banyak beredar di media online soal kekisruhan saat pembahasan RAPBD tahun 2020, karena seolah-olah ada masalah dalam postur anggaran yang diajukan Pemerintah. Jangan sampai masalah ini digeser kedalam dinamika politik,” Kata Tomy di gedung DPRD Tangsel, Senin (2/12/2019).

Tomy mengungkapkan, seharusnya para legislator memahami bahwa anggaran yang diajukan Pemkot Tangsel adalah untuk kepentingan rakyat.

Dia mengimbau, jangan sampai keterlambatan pengesahan APBD tersebut didasari atas kepentingan partai politik semata.

“Setelah kita kroscek, tidak ada masalah dalam postur anggaran. Kalau dilihat dari penolakan saat pembahasan jadi ada indikasi kepentingan partai. Kecuali memang ada Peraturan-peraturan Daerah (Perda) krusial yang tidak berpihak ke masyarakat,” ungkapnya.

Dengan adanya keterlambatan pengesahan RAPBD 2020, Tomy berujar, ada banyak hal yang akan terkena imbasnya.

“Karena lambat pengesahannya kan, kepentingan masyarakat yang kena imbasnya karena mengandalkan dari Anggaran itu,” tandasnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE