HUT RI 76

Pemkot Tangerang Bakal Potong Gaji THL, Pengamat: Jangan Jadi Sasaran, Harus Dijaki Dulu

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berencana akan memotong gaji Tenaga Harian Lepas (THL). Pemotongan gaji dilakukan untuk merasionalisasi anggaran untuk penanganan virus corona atau covid-19.

Menurut Pengamat Politik dan Pemerintahan Indonesia Hasanudin BJ, Pemkot Tangerang seharusnya melakukan kajian yg lebih matang dalam melakukan rasionalisasi anggaran.

“Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan rasionalisasi anggaran. Dan, jangan gaji THL dijadikan sasaran tembaknya. Kita tahu bahwa gaji mereka per bulan hanya Rp4 juta, jika rasionalisasi anggaran didampakkan pada THL, ini tentu akan menimbulkan dampak sosial baru, apalagi pemotongan mereka sampe ke angka 50% dari gaji mereka,” ungkap Hasanudin BJ.

Pria yang akrab disapa BJ ini menambahkan, apabila benar dilakukan pemotongan gaji para THL, tentunya akan berdampak pada penghasilan dan perekonomian yang bersangkutan.

“THL itukan digaji dihitung perhari, coba bayangkan jika gaji mereka dipotong, mau makan apa anak dan istri mereka,” paparnya seraya menambahkan, jika pemerintah daerah melakukan pemotongan gaji para THL itu namanya kebijakan yang kejam dan tidak berpihak kepada wong cilik.

Sementara itu, untuk rasionalisasi anggaran dampak dari pandemi covid-19, pria yang pernah menjabat anggota dewan selama dua periode tersebut menyarankan agar Pemkot Tangerang mencairkan dana deposito untuk penanganan pandemi covid-19. Karena saat ini, masyarakat sangat menantikan bantuan dari pemerintah.

Selain dana deposito, BJ juga menyarankan agar Upah Pungut (UP) yang ada dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saat ini dialihkan untuk penanganan covid-19.

“Upah pungut inikan sangat besar anggarannya, dan masuk dalam belanja tidak langsung. Saya menyarankan agar upah pungut ini dimasukan ke belanja lagsung, sehingga bisa membantu melakukan rasionalisasi anggaran. Dan, pemotongan gaji sebaiknya di sasarkan kepada esselon 4,3 dan 2 saja yang sudah mencapai puluhan juta perbulannya,” pungkasnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments