Pemprov Ingin Masjid Raya Al Bantani Jadi Ikon di Banten

0

SERANG,PenaMerdeka – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) berharap agar Masjid Raya Al Bantani menjadi ikon atau masjid percontohan bagi yang berada di kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Banten, Toton Suriawinata saat di ruang Rapat Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an ( LPTQ) Banten.

Untuk itu, Toton berharap kepada pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Bantani yang baru masa bakti 2020/2023 dapat lebih memakmurkan.

“Selama ini Masjid raya Al Bantani belum menjadi ikon, kami berharap ke depan masjid tersebut bisa menjadi masjid rujukan. Selain itu juga sarana prasaran di Masjid Al Bantani belum memenuhi kriteria sebagai masjid raya sehingga ke depan harus bisa dipenuhi,” kata Toton.

Ia menuturkan, DKM Al Bantani merupakan mitra tentunya berharap Masjid Raya Al Bantani memenuhi kriteria yang sudah ditentukan.

Kemudian kegiatan yang sudah digariskan harus memenuhi sarana prasarana, selama ini belum ada seperti klinik dan ambulans. Kedepan, agar segera dilengkapi sarana prasana tersebut.

“Pemanfaatan masjid juga tidak hanya untuk ibadah tetapi sebagai pusat pendidikan bisa juga wisata religi. Salah satunya perpusatakaan yang memadai agar masyarakat yang datang ke Banten mereka bisa wisata religi di Masjid tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Harian DKM Al Bantani masa bakti 2020-2023 Sholeh Hidayat mengatakan, salah satu pekerjaan besar dan mulia untuk mewujudkan Masjid Al Bantani menjadi tempat yang menarik dan nyaman bagi orang yang beribadah.

Apalagi menjadi tujuan wisata spiritual. Sehingga pihaknya harus menata baik secara fisik dan non fisik, misalnya seperti sanitasi untuk selalu bersih akan dilengkapi lebih baik.

“Kemudian pengamanan untuk kendaraan, nanti kami juga akan rapatkan. Kami akan menata tempat parkir, kemudian dari yang sudah ada, perlu ada program kegiatan pendidikan dakwah. Seperti yang sudah dijalankan yakni membaca Alquran setelah salat duhur dan kami punya imam besar dan penataan di lingkungan masjid,” ujarnya.

Selanjutnya dalam upaya pengembangan peradaban umat, Ia berharap dapat memiliki perpustakaan yg representatif terutama karya-karya Syech Nawawi Albantani.

Lalu Ketua Umum DKM Masjid Raya Al Bantani Periode 2020-2023, Muhtarom mengatakan, agar kepengurusan yang baru bisa bersinergi baik dengan Pemprov Banten dan pihak lain agar masjid menjadi benteng, pusat ibadah, dan pusat pengembangan potensi ummat.

“Kemudian agar dibuatkan program-program dan berbasis umat dan kemasyarakatan, yg betul-betul dibutuhkan oleh umat, lakukan rapat kerja untuk membahas program kerja,” paparnya. (Red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...