Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Gubernur Anies Geram, Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta Jadi Patokan

JAKARTA,PenaMerdeka – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan geram penambahan kasus covid-19 dijadikan patokan permasalahan. Ia menegaskan, penambahan kasus dilatarbelakangi pemeriksaan secara masif.

“Kalau kita tidak bertanggung jawab, kita kurangi testing, langsung angka positif turun,” tutur Anies Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2020).

Namun, pengurangan pemeriksaan covid-19 tidak menjadi tujuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemeriksaan secara masif terus digalakkan untuk mengetahui secara keseluruhan penyebaran covid-19 di Jakarta.

“Kami justru mau menambah testing supaya bisa menemukan yang positif sedang berada di luar,” ujar dia.

Anies akan risau jika terlalu lama menemukan pasien positif di tengah masyarakat. Hal itu diyakini dapat memperpanjang rantai penularan virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, itu.

“Bayangkan kalau enggak ditemukan (kasus baru). Dia (penderita) ke keluarganya. Dia ke tempat kerjanya. Dia tidak isolasi. Dia menularkan terus,” jelas dia.

Anies juga meminta masyarakat tidak melihat permasalahan covid-19 dari sudut pandang penjumlahan kasus positif. Penambahan kasus positif berarti Pemprov DKI telah mengatasi penyebaran virus covid-19.

“Jadi covid-19 itu masih ada di sekitar kita,” imbuh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakart, Fify Mulyani mengatakan, pasien positif covid-19 di Jakarta bertambah 393 menjadi 18.623 kasus pada Sabtu, 25 Juli 2020. Sebanyak 11.725 orang sembuh dan 768 orang meninggal.

“Di antara kasus konfirmasi yang aktif saat ini, 1.410 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 4.730 orang melakukan isolasi mandiri,” ujarnya.

Secara kumulatif, pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) mencapai 510.518 sampel. Tes PCR dilakukan pada 5.850 sampel pada Jumat, 24 Juli 2020. Sebanyak 4.974 di antaranya untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 393 positif dan 4.581 negatif. (jirur)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...