Sekilas Saraswati Bacalon Pilkada Tangsel dan Peristiwa Lengkong

BEGAWAN EKONOM SOEMITRO MERUPAKAN KAKEK SARASWATI

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Mengenal bakal calon (Bacalon) Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, saat momentum 17 Agustus kental terasa ada benang merah dengan peristiwa Lengkong.

Ya, dari informasi yang berhasil dihimpum, Saraswati bukan sosok sembarangan dalam riwayat silsilah keluarga untuk proses kemerdekaan Indonesia.

Saraswati merupakan putri Hashim Sujono Djojohadikusumo, artinya keponakan Prabowo Subianto Ketum Partai Gerindra.

Mantan anggota DPR-RI mempunyai kakek yang bernama Soemitro Djojohadikusumo. Soemitro Djojohadikusumo tercatat sebagai begawan ekonomi Indonesia.

Nama Soemitro kakek kandungnya ini tak kalah berjasa dalam meletakan proses dasar ekonomi bangsa Indonesia.

Dan kalau kita menengok kebelakang lebih dalam lagi perihal kemerdekaan bangsa Indonesia dalam masa penjajahan, Saraswati mempunyai darah keturunan pahlawan.

Masih jarang diketahui bahwa bagi warga Tangsel, sejatinya Saraswati juga mewarisi kepahlawanan. Dan peristiwanya juga berlangsung di Kota Tangsel.

Yakni dari kedua saudara kandung kakeknya, RM Subianto Djojohadikoesoemo dan RM Soedjono Djojohadikoesoemo yang gugur pada 25 Januari 1946.

Saat itu orang lebih mengenal dalam Pertempuran Lengkong. Para pahlawan yang gugur yang saat itu dikomandoi Mayor Daan Mogot datang ke Desa Lengkong untuk melucuti senjata tentara Jepang.

Dalam momen kemerdekaan, Saraswati yang juga politisi Gerindra ini tidak ingin melepaskan baju pengorbanan kakek sebagai leluhurnya.

Dia menyambangi makam kakek dan neneknya yakni Soemitro Djojohadukusumo dan Dora Marie Djojohadikusumo – Sigar.

Pertama yang ia sambangi berziarah adalah makam sang “oma”, Dora Djojohadikusumo-Sigar, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

“Saya minimal sekali setahun nyekar, biasanya sebelum hari raya, sebagai tradisi keluarga. Tapi kali ini memang di luar dari rutinitas. Ini lebih untuk mendoakan mereka sebenarnya. Mendoakan leluhur yang memang sudah membesarkan orang tua dan membesarkan saya juga,” ungkap Saraswati, Ia tiba di sana pada Minggu (16/8/2020) sore.

Saraswati tampak berdoa khusyuk di makam nenek dan kakek yang sangat ia kasihi.

Diakuinya, selain berziarah seperti biasanya, dirinya juga tengah mempersiapkan mentalnya untuk perhelatan Pilkada Tangerang Tangsel 2020.

“Terutama ini dalam hal persiapan secara mental untuk maju Pilkada,” kata Saraswati yang akan mendampingi Muhamad sebagai bakal calon walikota dari PDI Perjuangan. (red)

Disarankan
Click To Comments