HUT RI 76

Sandiaga Uno: Start Up dan UMKM Bisa Jadi Penyelamat Ekonomi Nasional

JAKARTA,PenaMerdeka – Pengusaha Sandiaga Uno menilai Start Up dan UMKM bisa menjadi penyelamat ekonomi nasional. Namun ia meminta tak menyerah dalam menghadapi pandemi Covid-19. 

Katanya, sejumlah peluang usaha masih bisa dijalankan di tengah segala keterbatasan saat ini. Menurut dia, guna bertahan di tengah pandemi ini, maka inovasi adalah salah satu kunci dalam bertahan bagi semua bidang usaha.

“Kuncinya innovation fast. Pada masa pandemi ini bagaimana kita berinovasi secara cepat dan mampu untuk menjawab tantangan yang kita hadapi,” katanya.

Dia menegaskan, inovasi harus hadir pada setiap langkah bagi seorang pengusaha. Dia memahami publik dibebani masalah pangan, biaya listrik, hingga biaya kuota internet dan pulsa. Namun, dia percaya masih ada solusi atas masalah ini.

Dia mengingatkan Indonesia masih menjadi pasar terbesar di Asia Tenggara untuk produk pertanian dan barang konsumsi.

Bahkan, nilai transaksi penjualan online atau e-commerce di Indonesia mencapai USD21 miliar (Rp309 triliun) sehingga menjadi yang terbesar di ASEAN.

Menurut dia, guna mengembangkan usaha tentunya harus menentukan tingkat risiko kesehatan dari setiap jenis pekerjaan.

Tentukan juga tingkat risiko kesegaran dengan mengidentifikasi pekerjaan mana yang bersifat contac intensive atau intensitas kontak atau persentuhannya tinggi.

“Selanjutnya tentukan juga jenis pekerjaan apa yang berpengaruh besar pada perekonomian,” ujarnya.

Sandi menyebut seluruh produk dalam e-commerce justru didominasi komoditas dari Tiongkok. Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dihadapi bersama, baik pemerintah maupun kalangan pengusaha.

Dia menjelaskan saat ini Start Up, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkontribusi besar terhadap ekonomi Indonesia.

Untuk itu, UMKM harus dibenahi untuk memperbaiki ekonomi Indonesia. “Siapa yang harus menghadirkan solusi tersebut? ya kita semua harus siap dan menghadirkan berbagai inovasi,” tandasnya.

Sandi memprediksi bisnis penyediaan ventilator, obat-obatan penanganan Covid-19, vaksin, hingga jamu bakal terus berkembang ke depan. Selain itu, usaha terkait telekonferensi dan bisnis digital dianggap tetap menjanjikan.

Usaha sektor hukum dan industri berbasis energi ramah lingkungan, baik energi baru dan energi terbarukan, juga dipercaya tetap dapat hidup.

“Ini semua merupakan bagian dari tiga tren utama yang hadir dan terakserealisasi oleh Covid-19,” paparnya. (Jirur)

Disarankan
Click To Comments