Harga Minyak Mentah Dunia Meroket US$42,43 per-Barel

TERKEKEK HARAPAN PAKET STIMULUS AS

JAKARTA,PenaMerdeka – Harga minyak mentah dunia menguat pada perdagangan Senin (28/9/2020) waktu Amerika Serikat (AS). Kenaikan ini terjadi di tengah harapan pasar terhadap lanjutan paket stimulus AS.

Melansir dari Antara, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November naik 51 atau 1,22 persen sen menjadi US$42,43 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November menguat 35 sen atau 0,87 persen menjadi US$40,6 per barel di New York Mercantile Exchange.

“Menurut pendapat saya, peristiwa yang paling mungkin mampu menggerakkan pasar minyak mentah ke level berikutnya adalah lewat paket stimulus virus corona,” ungkap Direktur Energi Berjangka di Mizuho Bob Yawger.

Pergerakan harga minyak kemarin mengikuti indeks saham Wall Street yang bergerak menguat. Ini karena ada pembicaraan politik di AS terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) bantuan covid-19.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi memperkirakan kesepakatan mengenai RUU bantuan covid-19 bisa disetujui oleh Gedung Putih.

Meski harga minyak positif, tapi penguatannya belum signifikan. Hal ini karena pandemi telah memangkas konsumsi bahan bakar global.

“Kecepatan penyebaran virus corona adalah perhatian utama bagi pejabat kesehatan dan investor keuangan,” kata Analis PVM Tamas Varga.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan pasar minyak global telah stabil selama beberapa bulan terakhir. Namun, ia tetap mengingatkan agar pasar tetap waspada karena ada risiko gelombang kedua kasus penularan covid-19. (jirur)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...