113 Perusahaan di Jakarta Ditutup Selama PSBB Ketat

TAK JALANKAN PROKES

JAKARTA,PenaMerdeka – Sebanyak 113 perusahaan di Jakarta ditutup sementara selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, penutupan perusahaan dilakukan setelah pihaknya melakukan sidak pengawasan protokol kesehatan Covid-19 ke 647 perusahaan Ibu Kota.

Seluruh perusahaan tersebut kemudian ditutup sementara selama 3×24 jam sesuai Peraturan Gubernur Nomor 79 tahun 2020.

“69 perusahaan ditutup karena ada karyawan yang terpapar Covid-19, sedangkan 44 perusahaan ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan,” kata Andri dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2020).

PSBB yang diperketat awalnya diberlakukan selama dua pekan mulai 14 hingga 27 September 2020. PSBB kembali diperpanjang karena angka kasus positif Covid-19 berpotensi meningkat kembali jika PSBB dilonggarkan.

Selama PSBB, warga Ibu Kota diimbau tetap beraktivitas di rumah serta membatasi kegiatan yang mengundang kerumunan.

Berikut rincian jumlah perusahaan selama PSBB yang diperketat:

9 perusahaan ditutup pada 14 September.
2 perusahaan ditutup pada 15 September.
5 perusahaan ditutup pada 16 September.
7 perusahaan ditutup pada 17 September.
15 perusahaan ditutup pada 18 September.
11 perusahaan ditutup pada 19 – 21 September.
7 perusahaan ditutup pada 22 September.
12 perusahaan ditutup pada 23 September.
12 perusahaan ditutup pada 24 September.
14 perusahaan ditutup pada 25 – 27 September.
16 perusahaan ditutup pada 28 September.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pengetatan selama dua pekan, terhitung mulai 28 September hingga 11 Oktober 2020. (jirur)

Disarankan
Click To Comments