Satgas Pemberantasan Judi Online Pelototi Pemain yang Ingin Top Up di Minimarket

WACANAKAN HAPUS LAYANAN TOP UP

JAKARTA,PenaMerdeka – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Hadi Tjahjanto melakukan koordinasi dengan TNI-Polri. Hal tersebut dalam rangka pemberantasan judi online yang kini marak menjadi korban.

Hadi yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online meminta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) memantau jika ada pemain judi online yang ingin melakukan pengisian “top up” dana di minimarket.

“Tadi saya sudah ketemu dengan Pak Kapolri, KSAD terkait dengan pengerahan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, terutama adalah kita akan berkoordinasi dengan minimarket-minimarket,” kata Hadi di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta kemarin.

Selain itu, Hadi juga mengimbau masyarakat untuk mengadukan ke pihak satgas apabila menemukan dugaan jual beli rekening. “Juga dengan masyarakat yang mungkin ada yang belum mau melapor terkait dengan jual beli rekening,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia tengah mewacanakan menutup layanan top up atau isi ulang pulsa permainan (game) yang terafiliasi judi online.

Hadi menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat perdana Satgas Pemberantasan Judi Online di Gedung A Kemenko Polhukam, Rabu.

Rapat digelar setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Satgas Pemberantasan Judi Online. (rur)

Disarankan
Click To Comments