BANTEN,PenaMerdeka – Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten akan dimaksimalkan menjadi sarana pendukung program swasembada pangan nasional. Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) akan mengoptimalkan peran bendungan sebagai sumber utama irigasi.

Dilakukan dengan intensifikasi pembangunan dan rehabilitasi bendungan, sehingga fokus irigasi kebutuhan air petani setempat dan peningkatan luas tanam di daerah Kabupaten Lebak dan sekitarnya serta pola pengairan irigasi dari Bendungan Karian dapat maksimal.

Proyek optimasi Bendungan Karian ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan air bagi pertanian, tetapi juga untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Lantaran Bendungan Karian dengan kapasitas tampung mencapai 315 juta m³, akan memberikan manfaat irigasi seluas 22.000 hektar lahan pertanian.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, keberadaan Bendungan Karian sangat penting untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Banten dan sekitarnya.

Selama ini sangat bergantung pada keberlanjutan pasokan air irigasi. “Dengan adanya Bendungan Karian, kami dapat memastikan ketersediaan air irigasi sepanjang tahun, yang akan meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Dody beberapa waktu lalu.

“Bendungan-bendungan ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang untuk ketahanan pangan dan energi. Dengan adanya irigasi yang lebih andal, kami dapat memastikan produktivitas pertanian tetap terjaga meski dihadapkan dengan perubahan iklim yang semakin tak menentu,” ujar Dody beberapa waktu lalu.

Selain itu, dengan adanya tambahan kapasitas irigasi, diharapkan petani dapat memanfaatkan musim tanam lebih baik, meningkatkan hasil pertanian, serta mengurangi kerugian akibat kekeringan dan bencana alam lainnya.

Dody juga menekankan, pentingnya sinergi antara Kementerian PU, Kementerian Pertanian, serta pihak-pihak terkait lainnya untuk memastikan keberhasilan program ini. (hisyam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *