KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Kondisi arus lalu lintas (lalin) di Gerbang Tol (GT) Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, masih terpantau ramai lancar dari kendaraan para pemudik pada H-5 Lebaran 2026.
Pantauan langsung, di lokasi yang tepat berada di KM 31 A tersebut pada Senin (16/3/2026), kendaraan dari arah Jakarta menuju Merak dalam kondisi lancar.
Sejumlah kendaraan yang melintas dari Jakarta tersebut, umumnya masih didominasi mobil pribadi, bus angkutan penumpang hingga truk logistik dengan berbagai kode nomor polisi seperti B, A, BE dan BG.
Sementara itu, beberapa petugas terus memantau situasi lapangan sebagai upaya mengurai dan mengantisipasi terjadinya kepadatan.
Kemudian, situasi arus kendaraan dari arah sebaliknya yaitu Merak menuju Jakarta yang ke luar melalui GT Cikupa juga masih terlihat ramai lancar.
Kendaraan-kendaraan yang melintas ke arah Jakarta itu lebih didominasi oleh mobil pribadi.
Berdasarkan data PT Marga Mandalasakti (MMS) selaku pengelola Tol Tangerang- Merak mencatatkan bahwa arus lalu lintas masuk (Entrance) di GT Cikupa sejak H-10 Lebaran yakni Rabu, 11 Maret hingga Minggu, 15 Maret 2026, terdapat sebanyak 196.143 kendaraan.
Dengan lalu lintas harian 43.985 kendaraan, turun 19,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, atau lebih tinggi 14,39 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal.
“Sementara arus lalu lintas keluar (Exit) Gerbang Tol Merak menuju Pelabuhan Merak dan sekitarnya pada periode 11–15 Maret 2026 tercatat sebanyak 52.299 kendaraan,” ucap Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak PT MMS, Uswatun Hasanah dalam keterangan.
Menurutnya, volume lalu lintas mencapai 12.259 kendaraan, turun 13,87 persen ketimbang periode yang sama pada tahun 2025, namun meningkat 74,68 persen dibandingkan dengan LHR normal.
Uswatun menambahkan, untuk total arus lalu lintas yang melintas di ruas Tol Tangerang-Merak secara akumulasi sebanyak 830.080 Kendaraan.
“Dengan rata-rata lalu lintas harian 145.336 kendaraan, turun 12 persen dibandingkan periode yang sama pada saat Lebaran 2025, atau naik 10,2 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal,” pungkasnya.







