KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyatakan dukungan terhadap langkah diplomasi Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terkait isu kemerdekaan Palestina.

Dukungan tersebut didasarkan pada komitmen pemerintah yang dinilai tetap teguh memegang prinsip konstitusi.

“Kita dukung karena prinsip-prinsip konstitusi tetap dipegang oleh Pak Prabowo. Beliau sadar betul bahwa kebijakan itu tetap berlandaskan pada prinsip Pembukaan UUD ’45, bebas aktif, dan tetap menjunjung tinggi kedaulatan,” ujarnya kepada awak media saat ditemui di Kota Tangerang, Banten, Selasa (24/2/2026).

Haedar menekankan, tujuan utama diplomasi Indonesia adalah melindungi hak-hak bangsa Palestina melalui perjuangan politik yang melibatkan aktor-aktor global yang memiliki pengaruh penentu.

Ia mendorong agar langkah politik tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, apabila seluruh kekuatan politik bangsa bersatu memberikan dukungan, Indonesia dapat menemukan jalan keluar yang lebih efektif bagi kemerdekaan Palestina.

“Platform utamanya, saya yakin seluruh kekuatan bangsa maupun pemerintah tetap memihak sepenuhnya kepada Palestina untuk menjadi negara merdeka melalui perjuangan politik yang dinamis dan berlapis-lapis, tidak hanya melalui satu pintu,” lanjutnya.

Menanggapi delapan (8) poin rekomendasi yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah sebelumnya, Haedar menjelaskan bahwa poin-poin tersebut dimaksudkan untuk memperkuat posisi tawar dan langkah nyata pemerintah di kancah internasional.

“Saya yakin itu (8 rekomendasi) justru untuk memperkuat,” katanya.

Haedar menambahkan, sikap Muhammadiyah menegaskan konsistensi organisasi kemasyarakatan Islam itu dalam mengawal isu kemanusiaan dan kedaulatan Palestina agar tetap menjadi prioritas dalam agenda politik luar negeri Indonesia.

Penulis: HisyamEditor: Red

Loading...