KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang, Banten menggelar Tafakur Ramadhan sekaligus buka puasa bersama dan santunan yatim piatu di Sekretariat DPD KNPI Kota Tangerang, Jalan A Dimyati, Sukasari, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan bertema ‘Muda, Beriman, dan Menginspirasi’ tersebut menjadi momentum penting bagi para pemuda untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Pemerintah Kota Tangerang.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, jajaran senior KNPI, mantan ketua, pengurus kecamatan, serta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, Dede Maulana Faisal, menyatakan pemuda hari ini bukan sekadar penonton pembangunan, melainkan aktor yang siap berkolaborasi nyata.

Ia menekankan dua poin utama yakni, fasilitas fisik berupa gedung pemuda di tiap kecamatan dan jaminan pendidikan bagi para aktivis.

“Harapan kami pemuda dapat terfasilitasi secara sarana fisik, seperti pembangunan gedung pemuda di setiap kecamatan. Selain itu, kami mendorong adanya beasiswa khusus bagi para aktivis. Ini adalah bentuk investasi sumber daya manusia agar pemuda terus melahirkan gagasan pembangunan,” ujar Dede.

Dede juga menambahkan bahwa KNPI telah bergerak aktif dalam penanganan pasca-bencana, seperti koordinasi pemulihan warga pasca-banjir di Kecamatan Periuk.

“Ke depan, untuk mitigasi bencana, pemuda siap menjadi garda terdepan berkolaborasi dengan pemerintah,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang dibangun oleh DPD KNPI. Ia memastikan bahwa aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut pemerintah daerah.

“Saat ini gedung pemuda baru tersedia di tiga titik, yaitu Kecamatan Periuk, Karawaci, dan Tangerang. Kami sedang mempersiapkan kembali di wilayah Neglasari dan Cipondoh. Jika lahan sudah siap, insyaallah segera kami bangun di Cipondoh,” jelas Maryono.

Terkait usulan beasiswa bagi aktivis, Maryono menilai hal tersebut sebagai masukan yang segar dan inovatif. Selama ini, skema beasiswa pemerintah berfokus pada jalur prestasi olahraga dan keluarga berpenghasilan rendah.

“Masukan beasiswa bagi aktivis ini sangat positif karena pola pemikiran mereka out of the box. Ini adalah sarana prasarana untuk menyumbangkan kreativitas melalui pemikiran mahasiswa bagi kemajuan kota. Kontribusi dari KNPI sangat kami butuhkan,” pungkasnya.

Penulis: HisyamEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *