JAKARTA,PenaMerdeka – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macrondi Istana Elysee pada Selasa, 15 April 2026 kemarin.
Dalam pertemuan empat mata, kedua pemimpin negara membahas kerja sama alat utama sistem persenjataan (alutsista) hingga penguatan industri pertahanan.
“Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor, termasuk pengadaan alutsista dan penguatan industri pertahanan,” tulis akun Instagram @presidenrepublikindonesia, dikutipRabu (15/4/2026).
Selain sektor pertahanan, kerja sama juga diarahkan pada penguatan transisi energi. Khususnya dalam pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).
“Kerja sama juga mencakup transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan, infrastruktur dan transportasi, hingga pendidikan dan ekonomi kreatif,” lanjut keterangan tersebut.
Pemerintah Indonesia menilai Prancis sebagai salah satu mitra penting di kawasan Eropa. Karena itu, kedua negara berkomitmen untuk terus mendorong kerja sama berkelanjutan yang lebih konkret dan saling menguntungkan.
“Sebagai salah satu mitra penting di kawasan Eropa, Indonesia terus mendorong kerja sama berkelanjutan dengan Prancis guna membuka peluang kolaborasi baru yang semakin konkret dan saling menguntungkan bagi kedua negara,” tulisnya.







