JAKARTA,PenaMerdeka – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jakarta menembus angka hingga 1,04 juta orang sepanjang semester pertama tahun 2026.
Data tersebut disampaikan langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memaparkan perkembangan ekonomi dan pariwisata Jakarta di hadapan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.
“Ibu Menteri Pariwisata, saya mohon laporan khusus, Bu. Jakarta untuk semester pertama ini 8,82 juta wisatawan nusantara, artinya dari dalam negeri, 1,04 juta wisatawan mancanegara,” ucapnya dalam konferensi pers YE Live In Jakarta 2026, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.
Menurut Pramono, ada peningkatan dibanding tahun lalu 8,17%. Ia menjelaskan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini sejalan dengan tren positif pertumbuhan ekonomi ibu kota.
Pada triwulan berjalan, ekonomi Jakarta mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,52 persen atau berada di atas rata-rata nasional, dengan tingkat inflasi terjaga di angka 2,5 persen. Selain itu, Jakarta menyumbang sekitar 16,15 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
“Jakarta triwulan ini tumbuh 5,52%. Tumbuh di atas rata-rata nasional. Inflasinya 2,5 di bawah inflasi nasional. Dan kita memberikan kontribusi kepada GDP Indonesia itu kurang lebih 16,15%. Dan Jakarta di triwulan ini juga investasinya tertinggi di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono turut menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung penuh penyelenggaraan konser YE Live In Jakarta 2026 yang dijadwalkan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat pada Oktober 2026.
Gelaran tersebut dinilai sebagai momen membanggakan karena Jakarta menjadi lokasi pilihan pelaksanaan konser skala besar tersebut.







