KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – SDN Sukasari 4 Kota Tangerang, Banten turut serta dalam ajang Liga Bintang Juara yang digelar salah satu stasiun televisi swasta dengan meraih posisi empat terbaik. Meski hanya duduk di posisi itu, namun dapat menjadi pacuan semangat para siswa untuk lebih meningkatkan kompetensi kedepannya.
Warga sekolah SDN Sukasari 4 pun turut bangga atas penampilan lima peserta didiknya yakni Muhammad Ibnu Athahillah, Zidane Ali Arfiki, Affan Arsalan Faiquzavier, Muhammad Arfa Aldrin, dan Naura Salsabila Adiva yang mewakili sekolah tampil apik di ajang bergengsi tersebut.
Kepala SDN Sukasari 4, Romlah mengatakan, sebanyak 50 sekolah dasar negeri dan swasta se-Jabodetabek yang mewakili daerahnya masing-masing tampil pada ajang Liga Bintang Juara yang selama Oktober 2026, salah satunya SD Negeri Sukasari 4 yang mewakili Kota Tangerang yang berhasil mengamankan peringkat keempat besar.
“Meskipun sampai di babak semifinal dan mendapatkan nilai terbesar keempat rasanya bangga. Kelima siswa kami sudah menunjukkan pencapaian luar biasa yang diraihnya,” ungkapnya saat ditemui langsung, Kamis (15/10/2026).
“Karena memang kita ada klub IPA, matematika, IPS di ekstrakurikuler dan ada pendamping yang juga disiapkan untuk Olimpiade Sains Nasional, jadi, ketika ada perlombaan itu, kita bisa ikut. Kita langsung melakukan seleksi dari ketiga klub yang kita punya ini. Dan terpilihlah 5 siswa ini,” sambungnya.
Romlah menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat dari ketiga klub ekstrakurikuler tersebut. Dari 15 anak yang dipersiapkan untuk Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kota, pihak sekolah melakukan seleksi menyeluruh hingga terpilih 5 siswa terbaik yang terdiri dari 1 siswa perempuan dan 4 siswa laki-laki.
Sebelum melaju ke panggung nasional di Jakarta, lanjut Romlah, para siswa ini telah melalui berbagai tahapan seleksi berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kota. Di panggung utama Jabodetabek, SDN Sukasari 4 tampil bersama dua sekolah negeri lainnya dari Kota Tangerang, yakni SDN Tangerang 1 dan SDN Karawaci 7 turut bersaing dengan puluhan sekolah swasta unggulan.
“Kalau SDN Tangerang 1 dan SDN Karawaci 7 sudah gugur lebih dulu. Kita sampai di semifinal masuk urutan 4 saja, dikalahkan SD Putra Bangsa dari Depok dan Global dari Bogor. Sisa 4 sekolah menuju final, kita tidak ke final. Kita dapat nilai tertinggi ke-4,” jelasnya.
Romlah menuturkan, meski sampai di tahapan semifinal, keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi pembinaan di sekolah. Di SDN Sukasari 4, klub-klub olimpiade (IPA, matematika, dan IPS) telah berjalan aktif dan masing-masing memiliki guru pendamping yang dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) Bina Prestasi.
Dikatakannya, pihaknya terus berkomitmen dalam mengasah kemampuan akademik sekaligus mental bertanding para peserta didiknya. Baik pembinaan ataupun pengembangan karakter.
“Harapan ke depan, kalau ada kegiatan seperti itu kita insyaallah sudah mempersiapkan, kita matangkan lagi, bahkan lebih meningkatkan mental bertanding dan menerima hasil apapun,” ujarnya.
Ia menambahkan, prestasi ini sekaligus membuktikan sekolah negeri di Kota Tangerang mampu bersaing dan unjuk gigi di kancah regional Jabodetabek, menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus mengembangkan potensi peserta didiknya.







