Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Harga Naik, Penjualan Mobil di Jepang Turun

0 36

Tokyo, PenaMerdeka-Penjualan mobil baru di Jepang tidak sesuai harapan, dan hanya sanggup membukukan kurang dari 5 juta unit pada 2016 akhir. Sejak 2011, hal ini dianggap sebagai pencapaian terendah sepanjang lima tahun terakhir.

Kasus skandal data efisiensi bahan bakar yang dialami oleh Mitsubishi Motors, dianggap sebagai salahsatu penyebabnya. Tidak hanya itu penurunan juga diklaim karena naiknya harga mobil yang dihadapi konsumen, penyebab lainnya lantaran upgrade fitur keamanan dan fitur tambahan. Efeknya, rata-rata usia mobil di jalan yang menjadi meningkat, dikutip dari laman Nikkei, Selasa (3/1/2017).

Penjualan mobil berukuran kecil (minicar) turun menjadi 1,72 juta unit atau sekira 9 persen. Jenis kendaraan tersebut sangat populer karena irit bbm, selain itu harga rendah menjadi sebab lainnya, namun selama 2 tahun terakhir pasar mereka juga mengalami tren menurun.

Walaupun minicar merosot, namun hal ini tidak terjadi dengan mobil berukuran penuh, jenis mobil ini dalam 2 tahun  mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya, menjadi 3,24 juta unit atau sekira sebesar 3 persen. Mobil kompak Nissan Note, model terbaru dari Toyota Motor dan Prius hybrid, termasuk pada penjualan paling baik mereka.

Akan tetapi, ada tanda-tanda pemulihan, hal ini dapat dilihat pada akhir tahun. Total penjualan Desember meningkat menjadi 390.000 unit atau sebanyak 8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Produsen mobil asal Negeri Sakura tersebut di 2017 berencana untuk meluncurkan sejumlah produk dengan model baru, hal ini dilakukan untuk meningkatkan gairah pasar,  sehingga diharapkan dibandingkan 2016 penjualan mobil dapat pulih kembali dan dan mengalami peningkatan. (penamas/dbs)
sumber : otomotif.kompas

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...