Kendati Minta Maaf, Kasus Pemukulan Oknum Polisi Tangerang Lanjut ke Propam

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Insiden pemukulan oknum Polisi kepada buruh dikabarkan akan tetap dilanjutkan Propam kendati pihak Polres Metro Tangerang Kota melalui Kapolres sudah menyampaikan permohonan maaf.

Disebutkan bahwa sebelumnya AKBP Danu Wiyata, Kasat Intel Polres Metro Tangerang Kota terlibat cekcok mulut kepada salah seorang anggota Gabungan Serikat Independen Indonesia (GSBI) saat menggelar aksi demo di bundaran Tugu Kota Tangerang, Minggu (09/4/2017).

Kemudian buntut akibat pemukulan oknum Polisi tersebut pada Senin (10/4) pagi ratusan buruh yang tergabung dalam GSBI melakukan aksi solidaritas didepan Kantor Polres Metro Tangerang Kota di Jl. Raya Daan Mogot No.52, Sukarasa,Tangerang, diterima langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombespol Harry Kurniawan.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres atas nama yang bersangkutan meminta maaf kepada perwakilan buruh yang diwakili Ketua GSBI, Kokom Komalawati.

”Kami sudah minta maaf dan pak Danu juga tadi sudah nelpon dan meminta maaf langsung kepada bu Kokom, dan saat ini Kasat intel sudah diperiksa Polda,” ujar Harry.

Kokom Komalawati, atas kasus pemukulan oknum Polisi saat menggelar aksi demo sudah menyatakan sudah menerima permohonan maaf dari Kapolres Metro Tangerang Kota, namun pihaknya tetap akan memperkarakannya ke Propam, Komnas HAM dan Komnas Perempuan.

“Kami sudah menerima permohonan maaf pak Kapolres, tetapi laporan akan tetap berjalan karena hari ini kami akan ke Propam, sudah janji juga dengan Komnas HAM dan Komnas Perempuan,” jelasnya. (herman)

Disarankan
Click To Comments