kanal partai gerindra

BMKG Prediksikan Musim Kemarau di Pulau Jawa Mei 2017

0

musim kemarauJAKARTA,PenaMerdeka – Pulau Jawa diperkirakan akan memasuki musim kemarau pada bulan Mei 2017, hal tersebut diutarakan Andi Eka Sakya Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menurutnya, musim kekeringan akan terjadi antara Mei hingga September. Kata dia, pada tahun ini berpotensi El Nino atau fenomena penyimpangan iklim dimana diprediksikan bakal bekepanjangan sehingga menyebabkan kekeringan.

Potensi El Nino pada tahun ini terang dia, belum bisa terbaca jelas, karena untuk memprediksi musim kemarau berkepanjangan itu baru bisa dilakukan pada Juli atau Agustus mendatang.

“Kalau Mei kemarau maka nanti Oktober akan segera masuk musim hujan. Kami sedang melihat tendensi akan terjadi El Nino atau tidak, karena prediksinya harus dilihat tiga bulan sebelumnya, atau sekitar Juli Agustus. Kita akan cek apakah terjadi El Nino atau tidak. Kalau terjadi El Nino berarti kemarau akan panjang,” ujarnya, Senin (1/5) kemarin.

Lanjut dia, Indonesia yang luas memiliki ratusan titik zona musim sehingga kedatangan musim kemarau ini di setiap daerah tidak bisa disamaratakan. Bahkan, di sebagian provinsi sudah terjadi sejak Januari.

Oleh karenanya, pihaknya menghimbau supaya tidak menyalakan api atau rokok di area tanaman yang mudah terbakar, potensi kebakaran lahan di sebagian wilayah Indonesia masih cukup tinggi diantarany, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimanta Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Merauke, Papua Barat. Dalam hal ini, pihaknya juga telah memasang beberapa alat pengukur kelembaban di beberapa titik.

“Kita pasang beberapa alat untuk melihat tingginya kelembaban. Alat itu memberi tahu kita keadaan udara yang ada di lokasi kita. Masyarakat bisa mengetahuinya dari Twitter, Facebook atau aplikasi BMKG. Nanti dijelaskan kalau daerahnya berwarna hijau itu aman, kalau merah dan coklat itu sudah waspada,” ungkapnya.

Sementara, manfaat alat tersebut selain untuk mengetahui keadaan udara sekitar pada musim kemarau, alat itu juga akan memberi peringatan kepada sekolah-sekolah, perkantoran dan lainnya untuk memberi tahu keadaan yang terjadi. Jika di suatu zona alat itu menyala merah atau coklat, maka sekolah dan perkantoran dianjurkan memulangkan karyawannya supaya aman.

“Nanti siswa atau pegawai bisa diperbolehkan pulang untuk menghindari pencemaran yang terjadi di daerah sekitar tempat mereka beraktivitas. Itu juga salah satu cara menghimbau masyarakat dengan cepat,” tandasnya. (deden/dbs)

Puji Rahman Hakim Perindo
Baca Berita Lainnya
Angkasa Pura II

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

eleifend ut Aliquam mi, Praesent id