Tuntut Ganti Rugi, Guru Ash Shiddiqiyyah Gelar Dzikir di BPN Tangsel

ganti rugi sekolah

TANGSEL,PenaMerdeka – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangsel di di Ruko Malibu Serpong, Senin (8/5) digeruduk puluhan guru dan karyawan SD-SMP Islam Terpadu (IT) Ash Shiddiqiyyah, Serua, Ciputat yang meminta ganti rugi pembebasan bangunan sekolah.

Pasalnya dengan adanya proyek Tol Cinere-Serpong. Penyelesaian tersebut seharusnya selesai pada 20 Mei 2017 kemarin.
Dalam aksi meminta tersebut, para guru dan karyawan Ash Shiddiqiyyah menggelar aksi dzikir dan doa bersama didepan kantor BPN Tangsel.

“Kami terganggu dan dirugikan. Karena saat ini, pendaftaran murid baru hanya 30-an yang daftar. Beda dengan tahun lalu sampai seratusan,” kata Kepala SD IT Ash Shiddiqiyyah Faisal Aripin di lokasi, Senin (8/5/17) kemarin.

Faisal meyebut bahwa, menurunnya pendaftar di sekolah lantaran para calon wali murid ragu akan kejelasan bangunan dan keberadaan sekolah. Hal tersebut merupakan buntut dari realisasi ganti rugi perpindahan gedung yang tak kunjung rampung. Padahal, lokasi gedung sekolah akan digusur untuk proyek tol tersebut.

“Kami terganggu pembayaran (untuk bisa memindahkan gedung ke lokasi baru). Luas lahan sekitar 1400 meter. Sebelumnya baru dibayar Rp 4,6 milyar. Kurangnya 1,3 milyar. Makanya soal realisasi tersebut kita dzikir untuk rukiyah BPN,” bebernya.

“Persoalan ganti rugi ini yaa awalnya ada miss comunicattion. Tapi katanya sebelum tanggal 20 Mei sudah bisa dicairkan. Untuk gedung sekolah baru kita di Perumahan Bukit Serua Indah,” tandasnya. (deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah