KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS), kembali melakukan penilaian Kampung PHBS di setiap RT RW, se Kota Tangerang.
Seperti diketahui bahwa proram PHBS merujuk kepada peraturan bersama antara Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005 dan Kepwal Nomor.800/Kep.69.A-Bappeda/2010 dan No. 800/Kep.152-Bappeda/2013.
Ketua FKTS Kota Tangerang, Hj Aini Suci Arief Wismansyah mengatakan, sebelumnya bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang sudah dilaksanakan pembentukan Kampung PHBS ditingkat RT dan RW.
“Dalam ketentuannya, daerah yang masuk dalam kategori kotor sedang, sesuai intruksi walikota harus dikelola dan diarahkan supaya masyarakatnya dapat berpola hidup sehat dan bersih. Ini kedepan disesuaikan dengan program menuju Kota Tangerang layak huni,” terang Aini kepada PenaMerdeka.com di RW 01, Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (30/10/2017).
Untuk menjadi kampung PHBS, tentunya butuh peran penting Camat, Lurah dan masyarakatnya sendiri, oleh karena itu, papar dia, program ini tidak hanya dilakukan ketika ada perlombaan saja.
“Maka, setelah kita tidak turun lagi, masyarakat diharapkan sudah punya kesadaran sendiri, untuk bergotong royong membersihkan kampungnya sendiri, tanpa adanya lomba dan intruksi dari camat juga lurah,” ungkapnya.
Selain itu istri Walikota Tangerang ini menyebutkan, ada 10 indikator PHBS, yakni termasuk penghijauan juga menjadi hal penting dan dominan dalam kriteria kampung PHBS.
“Kalau bisa untuk yang punya rumah itu menanam tanaman obat, agar kalau pemilik rumah sedang sakit ringan bisa bikin obat herbal sendiri dahulu,” imbuhnya.
Sementara itu, Lurah Paninggilan, Ma’sud menyerukan, seluruh warga untuk sadar akan pola hidup sehat dan bersih.
”Bisa dimulai dari hal kecil seperti cuci tangan, suami kalau merokok harus di luar rumah, olahraga teratur, diarahkan minum asi untuk balita, kalau hamil harus memeriksakan ke bidan dan tidak lupa untuk memeriksakan kesehatan balita ke posyandu” paparnya.
Supaya bisa mengikuti kampung PHBS ini kata Mas’ud masyarakat harus mempunyai perilaku hidup bersih. Salah satu upayanya adalah membersihkan lingkungan seperti got, lingkungan rumah.
“Apalagi kalau bisa menanam pohon dilingkung rumah, kalau lingkungannya bersih dan sehat, sehingga dapat terhidar dari segala penyakit,” tambah Mas’ud. (aputra)







