Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Komitmen Sekolah Gratis, Gubernur WH akan Tindak Kepsek Kedapatan Pungut Biaya

0

BANTEN,PenaMerdeka – Kepala sekolah (Kepsek) tingkat SMA/SMK se-Banten terancam bakal mengalami nasib dipecat jika kedapatan memungut biaya ke siswa dengan alasan apa pun. Pasalnya Pemprov Banten sudah melakukan pembiayaan sekolah gratis.

Demikian diungkapkan Gubernur Banten Wahidin Halim saat menghadiri rapat paripurna belum lama ini. Berdasarkan RAPBD 2018 alokasi dana hibah Bosda SMA/SMK sebesar Rp 159,6 miliar yang diperuntukkan bagi 245.662 siswa dengan asumsi masing-masing siswa memperoleh bantuan sebesar Rp 650 ribu.

Gubernur menegaskan, program sekolah gratis merupakan jawaban dari keluhan masyarakat yang selama ini mengaku masih dimintai uang, baik oleh komite sekolah maupun pihak sekolah dengan berbagai alasan seperti uang iuran buat pembangunan.

“Jangan mintain duit, komite jangan mintain duit. Itu gratis namanya, susah-susah amat menerjemahkannya. (Kalau melanggar-red) diganti kepala sekolahnya,” ujarnya.

Diterapkannya program pendidikan gratis, kata Gubernur, tidak akan ada lagi pungutan kepada siswa. Menurutnya, program tersebut sudah menangani seluruh kebutuhan yang biasa dimintai oleh pihak komite sekolah maupun pihak sekolah.

“Sekarang kita (Pemprov-red) yang bangun, biayai dari bosda (bantuan operasional sekolah daerah-red) dan sebagainya. Soal konsep sekolah gratis, kita kan sebelumnya lihat rancangan dari komite, keperluannya apa saja,” terangnya.

Menurut mantan Walikota Tangerang dua priode tersebut pihaknya meminta kepada siapa pun untuk tidak tinggal diam jika ada SMA/SMK yang masih memungut uang dari siswa. Apabila masih terjadi pungutan masuk kategori korupsi dan bisa dilaporkan pada penegak hukum.

“Dilaporkan ke kejaksaan. Ya bukan pungli itu namanya, sudah korupsi itu,” katanya menegaskan.

Selain itu, ia mengklaim program sekolah gratis akan mengurangi beban para orangtua. Termasuk di dalamnya menjadi pertimbangan pihaknya dalam menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2018.

“Pendidikan gratis loh, komponen pembiayaan terbesar salah satunya pendidikan. Sudah kita intervensi, sudah kita gratiskan,” tandas Gubernur.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah mengapresiasi program pendidikan gratis yang diusulkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Namun, dirinya meminta agar pemerintah mampu memperkuat seluruh jajarannya.

“Dalam konteks keinginan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur Banten menggratiskan siswa sekolah gratis di tingkat SMA/SMK, saya menyambut baik,” katanya.

Kendati demikian, Asep berharap ke depan Pemprov Banten harus lebih inovatif dalam menggali pendapatan daerah agar program tersebut bisa berjalan terus menerus. “Ya harus lebih inovatif agar program ini bisa berjalan terus menerus,” tandasnya. (advertorial)