Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Kemendikbud Sesalkan Hasil UN yang Tidak Dipertimbangkan

JAKARTA,PenaMerdeka – Langkah penghapusan hasil (UN) Ujian Nasional sebagaian salah satu pertimbangan penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sangat disayangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Saat ini kredibilitas ujian ini cukup tinggi sampai menjadi cerminan kemampuan akademik calon mahasiswa.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir effendi mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan keputusan yang tidak dipertimbangkannya lagi hal tersebut untuk seleksi masuk kampus negeri.

Menurutnya, keterpercayaan saat ini sudah cukup tinggi. Untuk peningkatan kredibilitas hasil UN ini dipicu oleh beberapa hal. Pertama hal ini sudah tidak dijadikan penentu kelulusan. Hal ini berpengaruh adanya beban psikologis dari siswa, sehingga dapat optimal. Selain itu, semakin kredibel dan transparan, berkat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang sudah dilakukan di hampir semua sekolah. UNBK berbasis semi online ini pun bekerja untuk mengurangi angka kecurangan.

“Saya menyayangkan kalau hal ini tidak menjadi dasar pertimbangan. Dulu dianggap tidak likuid. Sekarang tingkatan kepercayaan sudah sangat tinggi karena sudah memakai komputer. Kalau itu tidak dapat dijadikan pertimbangan ya patut kita sesalkan,” jelasnya.

Seperti diketahui, mulai tahun ini hal itu tidak dipakai sebagai pertimbangan masuk di Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN). Pada tahun-tahun sebelumnya, tahapan seleksi khusus prestasi akademik ini akan disandingkan dengan hasil ujian nasional yang diberikan kemendikbud.

Effendi menambahkan, ini akan dilaksanakan dengan prinsip transparan dan akuntabel. Ia mengatakan hasil UN sangat penting karena sebagai salah satu cara mengukur mutu pendidikan nasional. Meski memang dia tetap menghormati otonomi perguruan tinggi pada dalam menyeleksi calon mahasiswanya. (uki/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan