Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

WH Siap Mundur Jabatan dan Belum Pilih Pasangan

62

Pencalonan Wahidin Halim (WH) sebagai calon Gubernur Banten tidak main main, ia juga menyebut belum memilih pasangan calon. Bahkan ia mengaku siap mundur dari jabatannya selaku anggota DPR-RI jika peraturan itu jadi diberlakukan.

Pasalnya, syarat mundur atau tidaknya dalam pencalonan hingga saat ini masih dalam pembahasan di DPR. “Aturan ini masih pembahasan. Ada dua opsi, para anggota DPR yang nyalon kepala daerah cuti tapi tidak mundur, atau kalau mundur ya mundur semua,” katanya, Kamis (28/4).

Namun Wahidin tidak merasa ragu untuk mundur jika aturannya harus demikian. Menurutnya, jika ingin maju sebagai calon kepala daerah harus total. “Kalau aturannya mundur, ya saya mundur, karena saya siap jadi Gubernur. Saya tidak tanggung-tanggung, jadi tidak perlu ragu,” tukasnya.

Terkait pasangan calon, WH mengaku belum memilih wakil untuk mendampinginya dalam Pilgub Banten 2017 mendatang. Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini masih menunggu hasil survei yang cocok menjadi wakilnya.

“Kita akan survei pada bulan Mei ini. Nanti banyak memberikan pertimbangan-pertimbangan analisis siapa yang cocok sebagai wakil. Jadi sampai saat ini saya belum tentukan,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga ia membantah telah melakukan pendekatan dengan sejumlah bakal calon seperti Andika Hazrumy dan TB Haerul Jaman.

“Belum ketemu, yang lain juga belum, secara resmi maupun tidak resmi,” katanya.

Ditanya apakah akan memilih wakil dari figure yang sudah dikenal masyarakat? Wahidin tetap akan menunggu survei. Menurutnya, hasil survei lebih rasional. “Saya lebih percaya dengan survei. Sampai saat ini belum ada gambaran wakil yang seperti apa, tidak ada sketsa yang rasional saja,” katanya.

Sementara terkait pengalamannya yang gagal melawan Ratu Atut Chosyah dalam Pilgub Banten lima tahun lalu, Wahidin mengaku dirinya tidak merasa kalah. Pasalnya, waktu itu dirinya bisa memperoleh 40 persen suara saat berdampingan dengan Hj Irna Narulita.

“Dulu lawan ibu Atut memang secara strukural, sistemik dan jaringan begitu kuat. Dana juga begitu besar. Tapi siapa bilang saya kalah, buktinya saya disini sehat-sehat saja,” ujarnya.

Menurut Wahidin uang bukan lagi jadi tolak ukur kemenangan Pilkada di Banten. Karena pola piker masyarakat saat ini sudah berubah. “Sekarang beda dengan dulu, masyarakat memilih kita karena rasional. Jadi tidak lagi menjamin,” paparnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...