Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Penyebar Berita Hoax Ulama Bogor Dibacok Diringkus Polisi

INDRAMAYU,PenaMerdeka – Polisi berhasil meringkus penyebar berita hoax bahwa seorang ulama di Bogor sudah dibacok orang gila yang beredar di media sosial. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin menyatakan penyebaran itu diunggah oleh akun facebook milik Wendri Sandi (27) warga Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Dalam isinnya menuliskan bahwa adanya ulama yang dibacok oleh orang gila di Bogor, waspada PKI tersebut tidaklah benar.

“Agar tidak meresahkan bagi masyarakat kami langsung mengamankan pelaku,” ungkapnya, Jumat (9/2/2018).

Atas kejadian ini, Arif menghimbau supaya masyarakat dalam menerima suatu berita hoax atau informasi agar mempelajari terlebih dahulu kebenaran informasi itu dan tidak memposting berita yang belum jelas kebenarannya.

“Pengamanan pelaku selain memberi efek jera, juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas untuk tidak mengirimkan/mem-posting yang belum tentu diketahui kebenarannya,” katannya.

Seperti diketahui, baru-baru ini beredar informasi dari media sosial Facebook terkait pembacokan yang dilakukan oleh orang yang diduga memiliki kelainan jiwa terhadap ulama di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Namun, nyatanya sosok yang dibacok bukanlah ulama seperti yang ramain diperbincangkan di medsos. Sosok yang dibacok adalah seorang petani, yang diduga diserang orang kelainan jiwa.

Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky menambahkan, saat dicek kelokasi ternyata bukan ulama yang dimaksut tetapi petani. Saat menuju lokasi tersebut bukan yang dimaskut dalam penyebaran itu.

“Kita sudah cek ke lokasi tentang berita hoax, ternyata bukan ulama, tetapi petani. Lokasinya juga bukan di Desa Sirnaasih, tapi di Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Bogor,” tambahnya. (ewy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan