BANTEN,PenaMerdeka – Untuk menekan angka pengidap TBC (tuberculosis) dan peningkatan gizi masyarakat, menurut Wahidin Halim, Gubernur Banten, bisa melalui pendekatan langsung dan targetnya 2019 tidak ada pengidap .

“Kami (Pemerintah Provinsi Banten-red) menargetkan pada tahun 2019, tidak ditemukan lagi kasus baru penderita tubercolosis di Provinsi Banten,” ungkap Gubernur, saat acara eliminasi TBC di RSU Pahuhaji, Kabupaten Tangerang, Minggu (13/5/2018).

Hadir dalam kesempatan eliminasi pengidap TBC Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Sigit Wardoyo, Pj. Bupati Tangerang Komarudin, sejumlah pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten serta PemkabTangerang.

Lebih dalam kata pria yang kerap di sapa WH menyebutkan, kegiatan kali ini berbarengan dengan gerakan masyarakat hidup sehat di Banten. Ini juga langkah awal pencegahan TBC yang berlangsung di Pakuhaji.

“Pengidap TBC di Banten harus di berantas. Secara umum di Provinsi Banten harus bebas dari penyakit TBC,” ucap WH.

Pemprov Banten menurut Gubernur akan menitikberatkan pada gizi masyarakat. Sehingga perlu dilakukan berbagai kegiatan pendekatan langsung kepada masyarakat, seperti Bimbingan Teknis dan sosialisasi ke masyarakat.

Untuk mencapai Banten bebas dari TBC, menurut Gubernur, salah satunya melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Selain itu, Pemprov sudah mengeluarkan kebijakan berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP bagi warga yang belum menjadi anggota BPJS.

“Ini semua, agar masyarakat Banten terbebas pengidap TBC,” tandasnya. (abdul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *