Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Belajar Pengalaman, Dindikbud Banten Klaim PPDB Online 2018 Aman

0

BANTEN,PenaMerdeka – Mengantisipasi kendala dan komplain orangtua siswa saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2018 mendatang, ke panitiaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten mengaku sudah melakukan berbagai persiapan.

Disebutkan, upaya yang telah dilakukan diantaranya melakukan koordinasi internal dengan bidang terkait dan melaksanakan koordinasi dengan Dinas Kominfo Banten.

“PPDB online 2018 ini kami sudah lakukan persiapan koordinasi internal dengan bidang terkait serta melaksanakan koordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provisni Banten,” terang Rukman Tedi, Ketua Pelaksana PPDB SMAN/SMKN Banten 2018 kepada penamerdeka.com, Kamis (17/5/2018).

Kata pria yang juga menjabat Kepala Balai Teknologi, Informasi dan Komunikasi Pendidikan Banten ini juga menyebutkan pihaknya juga sudah membentuk kepanitiaan dan melaksanakan penyusunan SOP atau acuan kerja buku untuk pelaksanaan.

Tedi melanjutkan, penentuan kategori dan persentase kuota calon peserta didik baru dan penentuan nilai untuk kategori siswa berprestasi,siswa miskin dan berkebutuhan khusus juga sudah dirumuskan.

“Sebelum pelaksanaan PPDB berbasis online tahun ajaran baru kita akan lakukan uji coba aplikasi, pelatihan operator PPDB online 2018 dari SMA/SMK, dan uji coba internal sekolah SMA/SMK,” jelasnya.

Lebih dalam ia mengatakan, pihaknya hanya menyiapkan aplikasi dengan data dan penyusunan juklak juknis, sedangkan untuk server dan banwidth ditangani Dinas Kominfo.

“Kami tidak diberikan kewenangan untuk pengadaan dan pembelanjaan bandwidth,” ucap Tedi.

Karena Kominfo yang bertanggungjawab atas aplikasi yang kita buat untuk PPDB, maka kita terus berkoordinasi dengan Kominfo, termasuk soal kekuatan server dan bandwith yang dibutuhkan.

“Koordinasi terakhir kita rapat dengan Kominfo sudah klop,” ujarnya.

Selain persiapan itu, ungkap Tedi, pihaknya Pemprov akan mebuat Pergub. Tetapi belakangan sedang menunggu juknis dari pusat yang hingga kini belum turun.

“Untuk payung hukum (Pergub, red) PPDB online 2018 sudah diajukan ke pak Wahidin Halim selaku Gubernur Banten, Pergub itu juga masih mengunakan yang lama, mungkin hanya beberapa hal yang harus dirubah karena ini tidak jauh berbeda,” paparnya.

Dikatakannya lagi, semua tahapan-tahapan yang dipersiakan saat ini, pihaknya mengacu dan belajar dari tahun-tahun yang lalu. Pelimpahan hak dan tanggungjawab pengelolaan SMA/SMK ke provinsi baru dua tahun. Dan sebelumnya kewenangan PPDB itu masih di kota dan kabupaten masing-masing.

Sementara, untuk tahun ini, jelas dia, untuk SMK tidak diberlakukan zona, pasalnya SMK itu berdasarkan minat siswanya sendiri.

“Misalnya, dari Serang ingin sekolah di SMK Penerbangan di Kota Tangerang, itu dibolehkan dan dipersilahkan, sedangkan untuk SMA dibagi delapan zona kabupaten/kota, jadi sekarang satu kota yaa satu zona, kalau dulu kan tiga, untuk yang dari luar daerah, maksimal 5 persen dari PPDB online 2018 yang ada di wilayah,” tandasnya. (yuyu/daniel)

PDAM Tirta Benteng
Baca Berita Lainnya

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

lectus mattis id, eleifend sed Aenean efficitur. adipiscing felis leo et, Donec