Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Apes! Sepasang Kekasih Komplotan Penipu Terungkap Lantaran Dijebak Tukang Ojek

0 160

BOGOR,Penamerdeka – Nasib apes tak ayal akhirnya menghampiri Dinda (36), sebab dalam melakukan aksi kejahatannya wanita paruh baya warga Parungpanjang, Kabupaten Bogor bersama kakasihnya diciduk polisi sebagai pelaku komplotan penipu.

Kini lantaran aksi cerdas salah seorang tukang ojek, Dinda harus mendekam di Polsek Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kejadian bemula saat Dinda minta jasa ojek pangkalan untuk diantar ke Pondok Pesantren Si Pingku daerah Parung Panjang.

Namun tanpa disadari, ojek yang dinaiki Dinda tersangka komplotan penipu jaringan Bekasi Bogor kelahiran Desember 1982 bukan mengarah ke tempat sesuai yang dituju. Malah berbelok arah bukan ke daerah yang dimintanya.

“Tersangka saat di motor sempat bertanya ke tukang ojek soal tujuannya yang berbeda. Namun Salim (45, bukan nama asli, red) si tukang ojek menjawab, ijin mau mampir ke rumah dahulu soalnya ada yang ketinggalan,” ucap Iptu Irawan Aleksander, Kanit Reskrim Polsek Parung Pajang, meniru ucapan tukang ojek kepada penamerdeka.com, Kamis (31/5/2018).

Setelah sampai di rumah Salim, menurut Irawan, yang berlokasi di derah Cikabon, Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Rt 001/06 akhirnya dia berinisiatif mengumpulkan warga dan tokoh masyarakat setempat.

“Ternyata, Salim si tukang ojek satu bulan lalu merupakan korban komplotan penipu yang sama pada awal Mei 2018 lalu,” tegas Irawan.

Karena di lokasi massa begitu banyak serta khawatir terjadi tidakan main hakim sendiri. Akhirnya warga melaporkan pelaku ke Polsek Parungpanjang.

Kanit Irawan menjelaskan, jajarannya langsung ke TKP. Tetapi beberapa waktu lalu saat Salim tertipu mengojekki Dind masih menggunakan modus sama minta diantar ke pesantren.

“Sesampainya di pesantren wanita yang bernama lengkap Yayah Ckohiriah merayu pinjam motor ke korban untuk ke ATM, alasannya mau ambil uang buat bayar keperluan administrasi anaknya yang di pesantrem,” ungkapnya Kanit lebih dalam.

“Lantaran merasa iba, motor diberikan korban. Bahkan hebatnya lagi termasuk meminta STNK korban. Dan korban memberikannya ke komplotan penipu ini.”

Setelah menunggu lama dan kendaraan roda duanya tak kunjung datang Salim pun dengan lemas pulang menuju rumahnya dengan berjalan kaki.

Seperti diketahui Dinda diamankan polisi pada 18 Mei sementara Hamjah (21) pelaku lain yang berperan sebagai penadah dan juga yang tercatat sebagai kekasih pelaku Dinda, diciduk jajaran Polsek Parungpanjang tanggal 29 Mei 2018 di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Dari hasil penyelidikan tersangka, Polsek Parungpanjang membeberkan bahwa komplotan penipu ini dalam melakukan aksi kejahatannya untuk daerah Tenjo dan Parungpanjang. Disebutkan, ada sebanyak 3 unit motor yang sudah digasaknya, yakni 1 motor jenis matic Honda Vario, Honda Beat dan satu unit Suzuki Satria.

Menurut Irawan, akibat perbuatannya pelaku Hamjah bakal terancam hukuman penjara 5 tahun lantaran dikenakan pasal 363 KUHP. Kasus modus penipuan ini ditegaskannya akan terus dikembangkan mencari pelaku lain.

Sementara Dinda sendiri sementara ini tandas Kanit Reskrim Irwan Alexsander akan dikenakan pasal berlapis 372 dan 378 KUHP. (zaenudin)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...