Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Kenaikan Harga Telur di Kota Tangerang & Tangsel Bervariatif

0 269

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Kenaikan harga telur yang melambung di sejumlah wilayah di Indonesia dirasakan juga di Kota Tangerang dan juga Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Jumlah kenaikan harga di ke dua wilayah Tangerang Raya itu bervariasi.

Junijar, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindistrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang, mengakui bahwa sudah hampir seminggu belakangan terjadi kenaikan harga kebutuhan pangan di beberapa pasar di Kota Tangerang.

“Yang tadinya Rp 22 ribu sekarang harganya Rp 28 ribu per setiap kilogram,” kata Junijar kepada penamerdeka.com, Jumat (20/7/2018).

Namun menurut Junijar, pihaknya belum mengetahui secara pasti faktor atau penyebab kenaikan harga telur dan ayam tersebut.

Ia menduga harga telur di Kota Tangerang yang meningkat lebih disebabkan karena adanya kenaikan nilai kurs dolar terhadap mata uang rupiah.

“Informasi kenaikan harga daging ayam dan telur kalau dari informasi distributor lantaran adanya kenaikan nilai tukar mata uang dolar yang naik,” ucap Junijar.

Maka itu, kalau pun ada penyebab lain ia akan berkoordinasi dengan Disperindag Provinsi Baten. Ia menyebutkan akan mempertanyakan perihal penyebab kenaikan lain.

Lantaran di Banten terdapat banyak usaha peternak ayam potong dan petelur. Nanti juga kan kita tanyakan pesoalan itu. Apakah ada masalah dari peternak atau tidak.

“Disperindag Kota Tangerang akan berkoordinasi dengan Disperindag Banten. Yakni soal apa yang menjadi penyebab kenaikan harga telur,” kata Junijar.

Sementara itu Budi Uripto Kepala Seksi Tertib Niaga, Disperindag Kota Tangsel, mengakui kalau terjadi kenaikan harga ayam dan telur.

Namun Budi menilai masih di angka wajar, yaitu dikisaran Rp 5000 untuk harga persetiap kilogramnya.

Budi mengklaim kenaikan harga di Tangsel lebih rendah. Yakni menjadi sekitar Rp 27 ribu ketimbang di wilayah DKI Jakarta dan juga daerah lain di Banten.

Karena itu, melihat harga yang masih di angka wajar Disperindag Tangsel tidak akan menggelar operasi pasar.

Kenaikan harga telur di Tangsel masih kami anggap wajar. Makanya tidak perlu melakukan operasi pasar,” pungkas Budi. (yuyu)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...