Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Kemenag Minta Pemkab Tangerang Seriusi Penanganan Scabies Santri

0 192

KABUPATEN TANEGERANG,PenaMerdeka – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang meminta pemerintah daerah setempat supaya melakukan sosialisasi penanganan scabies ke para santri yang bermukin di pondok pesantren (Ponpes).

H. Amarulloh, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kabupaten Tangerang mengatakan, pihaknya memang belum pernah dihubungi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang soal sosialisasi dan kerjasama pencegahan penyakit kulit santri di Ponpes.

“Sepanjang saya menjabat bidang Ponpes belum pernah ada kerjasama dari Dinkes. Diundang juga belum pernah. Belum ada kerjasama sosialisasi penanganan scabies,” kata Amrulloh, kepada penamerdeka.com, Selasa (7/8/2018).

Jadi selama ini kalau pun pihaknya menemukan penyakit tersebut akan mengintruksikan pengobatan ke Klinik atau Puskesmas.

Kalau saat ini Dinkes mengklaim telah melakukan sosialisasi pencegahan Scabies di empat kecamatan seharusnya kata Amarullah bisa dilakukan juga di seluruh kecamatan di Kabupaten tangerang.

“Biar merata, seharusnya penyuluhan dilakukan serentak dan ke semua pesantren,” ungkapnya menegaskan.

Di Kabupaten Tangerang kata Amarullah ada sekitar 1000 pondok pesanteren berijin dan delapan ratus yang tak berizin.

“Saat ini Kemenag yang membidangi ponpes hanyalah sebatas melakukan bimbingan pengelolaan dan juga perizinannya saja,” ucapnya.

Kata Amarullah, Kemenag akan meminta Pemkab Tangerang melakukan sosialisasi penanganan scabies kepada seluruh pondok pesantren.

“Berdasarkan informasi ini, saya akan sampaikan ke Pemda supaya melakukan sosialisasi. Apa lagi Kabupaten Tangerang masih menyandang kampung santri,” tandas Amrullah.

Dr Hendra Tarmizi, Kabid P2P Dinkes Kabupaten Tangerang sebelumnya mengatakan, penyakit gatal Scabies memang banyak yang menjangkit pada santri Ponpes Salafiah.

Tetapi menurut Hendra,penyakit itu tidak menyebabkan kematian hanya saja si penderita merasa terganggu akibat serangan gatalnya.

“Maka itu tidak dijadikan prioritas Dinas, tapi di Puskesmas yang wilayahnya banyak Pesantren, seperti di Keresek, Keronjo, Sukadiri dan Balaraja. Bisanya kita melakukan melakukan penyuluhan pencegahan dan penanganan scabies kepada kyai-kyainya atau pengasuh Ponpesnya,” jelasnya. (yuyu)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...