kanal partai gerindra

Produk Garam di Kota Tangerang Bercampur Beling? Begini Kata Pengusahanya

0

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Kalau kita kerap memperhatikan dunia maya, issu yang beredar ramai saat ini adalah terkait produk garam yang bercampur bahan material beling. Video yang sudah sempat beredar itu pun karuan saja menjadi viral.

Dalam video itu terekam seorang ibu yang menguji garam bermerek Juara Emas. Garam ini diproduksi oleh PD Sari Alam yang berdomisili di Jalan Bayur Raya RT 04 / RW 04 Kelurahan Priuk Jaya, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang.

Dalam durasi gambar itu sang Ibu terlihat sedang menguji garam dengan saringan dan air. Produk garam lalu disaring, kemudian tersisa ampas. Dirinya menyebut ampas – ampas itu beling kaca. Sehingga menuai banyak komentar di media sosial.

Sejumlah wartawan pun mencoba menyambangi tempat pembuatan garam ini. Lokasinya terlihat seperti home industri.

Di lokasi pabrik sejumlah karyawannya nampak sibuk, dan tak sadar kalau produknya kini sedang ramai diperbincangkan warganet.

Pantauan wartawan digambarkan bahwa di lokasi terdapat ada sekitar delapan pekerja. Nampak juga ada enam unit mesin untuk produk garam yang akan dibuat. Di lokasi yang tidak jauh dari mesin pembuat garam terlihat tumpukan bahan mentah ataupun produk yang sudah dipackaging untuk siap dipasarkan.

Pemilik PD Sari Alam, Masbun Asyosaat saat ditanya wartawan mengklaim bahwa video itu tak benar adanya. Dalam klarifikasi itu ia bahkan menyebut kabar yang ramai du dunia maya tersebut hoax.

“Itu hoax, tidak ada beling kaca dalam garam yang kami produksi,” ujar Asyo ditemui di home industri PD Sari Alam, Jalan Bayur, Priuk, Kota Tangerang, Minggu (4/2/2018).

Asyo pun sempat memperlihatkan berbagai jenis produk garam garam keluaran yang diproduksi pabriknya. Asyo menceritakan secara detail dari soal bahan baku lokal mau pun yang didatangkan dari import.

“Kalau bahannya yang import dari Australia, sedangkan untuk yang local kami datangkan dari daerah Pati,” ucapnya.

Asyo lebih dalam menceritakan, untuk kemasan atau barang yang sudah siap dilempar ke pasar sudah tertera verifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan logo halal. Ditambah lagi soal adanya rujukan dari BPOM dan juga Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

“Dari pemerintah juga sudah sering datang ngecek. Orang dari Dinas juga sering melakukan pengawasan di home industri untuk produk garam kami ini. Tidak benar itu kalau ada garam bercampur beling kaca di sini,” tandasnya. (yuyu)

Puji Rahman Hakim Perindo
Baca Berita Lainnya
Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

diam efficitur. vel, mattis nunc tristique libero