KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Wali Kota Tangerang, Sachrudin memanfaatkan agenda bersepeda pagi tidak hanya untuk berolahraga, tetapi juga sebagai sarana inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau langsung kondisi perkotaan.
Dari pantauan di akun Instagram pribadinya @sachrudin_srd, ia menyoroti tajam sejumlah fasilitas umum (fasum) yang rusak hingga armada truk sampah yang tidak layak beroperasi.
Sachrudin mengungkapkan bahwa bersepeda merupakan cara efektif baginya untuk melihat realitas kondisi kota secara objektif tanpa sekat protokol yang kaku.
“Bersepeda itu bukan cuma soal olahraga. Sambil gowes, saya bisa lihat langsung kondisi kota, menyapa warga, dan sekalian ‘belanja masalah’ yang perlu segera dibereskan,” tulis Sachrudin dalam unggahan Instagram-nya, dikutip Minggu (31/5/2026).
Dalam tayangan tersebut, Sachrudin tampak menghentikan sepedanya di salah satu Tempat Pembuangan Sementara (TPS) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.
Ia mendapati sebuah truk armada pengangkut sampah dalam kondisi bak yang jebol dan bergoyang ringkih saat melintas.
Melihat kondisi yang membahayakan tersebut, Sachrudin nampak geram dan langsung menghubungi pihak DLH melalui sambungan telepon untuk memberikan teguran keras di tempat.
“Saya ikutin dari belakang, saya pakai sepeda, dari belakang sudah kelihatan (bak truk) goyang-goyang. Perhatikan mana yang layak, mana yang harus diperbaiki, itu yang jadi perhatian. Kan saya sudah bilang terus,” tegasnya.
Sachrudin mengkhawatirkan kondisi truk yang rusak dapat membahayakan pengguna jalan lain jika muatan sampah tumpah ke jalanan. Terlebih, kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Ini kalau (sampah) tumpah, bikin jalanan kotor (ngeres). Apalagi kalau menimpa masyarakat. Tolong dicek seluruhnya kendaraan armada sampah. Kalau perlu, setop yang enggak layak, ganti dengan yang masih layak. Perhatikan,” cetusnya.
Tidak berhenti di situ, Sachrudin juga melanjutkan rute menggowes sepedanya ke gedung Graha Bakti Karya. Saat tiba di lokasi, ia menerima keluhan langsung dari masyarakat mengenai fasilitas toilet umum yang dinilai terbengkalai dan rusak.
Merespons aduan warga, Sachrudin melihat langsung kondisi toilet dan menegur Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang melalui sambungan telepon. Ia menyayangkan kurangnya pemeliharaan aset daerah yang dibangun dengan anggaran besar tersebut.
“Saya lihat pada kotor, rusak, air enggak menyala, enggak terawat. Gimana ini perawatan dan kebersihannya? Buat apa fasilitas umum dibangun mahal-mahal untuk masyarakat kalau kondisinya begini. Coba diperhatikan perawatannya agar semua bisa berfungsi,” tekannya.
Kendati sempat diwarnai ketegasan dan teguran keras kepada jajaran dinas, agenda gowes pagi itu ditutup dengan suasana hangat. Wali Kota Tangerang tersebut tampak berbaur dan menikmati sarapan nasi uduk lokal bersama warga setempat.
“Bonusnya, bisa mampir cari nasi uduk. Sayangnya pagi ini jengkolnya habis. Ya sudah, yang penting masalah-masalah kota jangan sampai kehabisan solusi,” imbuhnya di akhir caption-nya, yang langsung menuai berbagai respons positif dan komentar apresiasi netizen di kolom komentar.







