Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Pelatih Timnas Luis Milla Disayang, Wow! Gajinya Mahal Bukan Kepalang

0 1.658

JAKARTA,PenaMerdeka – Kalau diibaratkan nama Luis Milla Aspas pelatih timnas Indonesia U-23 seperti buah simalakama. Posisinya penting lantaran meskipun tidak mengantongi target menjadi tim semifinalis Asian Games 2018 tetapi tetap saja banyak yang membela Luis Milla.

Bukan tanpa sebab, dikabarkan semenjak dibesut mantan pemain Real Madrid dan pernah membawa Timnas Spanyol U-21 menjadi juara Eropa ditubuh organisasi permainan Indonesia meningkat signifikan.

Kalau saja Wasit Shaun Robert Evans asal Australia seperti diberitakan sebelumnya memimpin laga saat kontra Uni Emirat Arab (UEA) di babak perdelapan final bisa bertindak fair, sudah bisa dipastikan pelatih Timnas U-23 itu bakal meneken perpanjangan kontrak dari PSSI.

Performa Timnas Asian Games sekarang dari data statistik yang dihasilkan mampu menyerang dan bertahan sama baiknya. Sebelumnya saat laga ujicoba bertemu tim besar timnas pasti kerap menjadi lumbung gol. Tetapi ketika bertemu Korea Utara, Bahrain atau Islandia kita minim kemasukan gol.

Bayangkan dulu sudah sulit menyerang kita juga harus banyak kemasukan gol di sebuah pertandingan internasional. Contoh saat kita dihajar Bahrain 10-0 di kualifikasi Piala Asia.

Pelatih Timnas U-23 juga kini menampilkan permainan yang menonjolkan kelebihan dalam tim. Setiap pertandingan pemain bisa memaikan taktik bola-bola pendek dan sesekali melakukan umpan panjang dari sayap.

Artinya dengan postur pemain Indonesia yang relatif pendek maka ketika berhadapan tim asing yang bertubuh jangkung dan kekar bisa lebih menyeimbangkan dan melebihi kualitas tim.

Kendati Luis Mila belum optimal, tapi sepak bola atraktif dengan mengandalkan kecepatan dan stamina yang prima jelas membuat Timnas Indonesia secara performa sudah sangat berbeda ketimbang menggunakan jasa pelatih sebelumnya.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menyebut pelatih Timnas U-23 Luis Milla gagal memenuhi target masuk semifinal Asian Games 2018. Dan kontraknya memang diteken hingga perhelatan Asian Games saja.

“Terlepas dari perjuangan seluruh pemain, tim pelatih dan ofisial, serta pengurus PSSI juga begitu gigih. Kemarin, kami kalah, kenyataanya kami kalah,” kata Tisha, Sabtu (25/8/2018).

Lulusan FIFA Master itu juga bangga dengan permainan sepak bola Timnas U-23 Indonesia yang level permainannya sudah lebih baik dari sebelumnya.

“Di bawah pelatih Timnas U-23 Luis Mila kami bangga bahwa level sepak bola Indonesia semakin mendekati tim-tim papan atas Asia,” ucapnya.

Menurut Ratu Tisha, pihaknya akan mempertimbangkan beberapa aspek terlebih dahulu apakah kontrak Luis Milla diperpanjang atau tidak.

“Kami akan mempertimbangkan dari semua aspek yang ada,” kata Tisha menjelaskan.

Kabarnya ketidakjelasan PSSI untuk memperpanjang kontrak Milla dikarenakan faktor keuangan.

Sementara PSSI juga harus bertindak cepat untuk menentukan nasib Milla. Sebab November mendatang, tim Merah Putih akan berlaga di Piala AFF 2018.

Mantan pelatih Timnas U-23 Asian Games itu seperti dikabarkan Yeyen Tumena eks bek nasional dari gaji yang diterima Luis Mila memang jauh di atas pelatih yang pernah membesut timnas.

“Saya melihat sendiri harga Luis Milla itu sekitaran Rp 2 miliar per bulan,” tandas Yeyen beberapa waktu lala sepeti dikutip dari situs BolaSport. (redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...