JAKARTA,PenaMerdeka – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan sejumlah jenderal purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Jumat (24/4/2026).
Para tamu hadir satu per satu, turun dari kendaraan, lalu masuk ke Aula Bhinneka Tunggal Ika untuk mengikuti pertemuan yang berlangsung secara tertutup. Sejumlah purnawirawan yang hadir berasal dari tiga matra TNI.
Dari TNI Angkatan Darat antara lain hadir Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko, dan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Ada juga Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman, Letjen TNI (Purn) Fadillah, serta Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono.
Dari TNI Angkatan Laut, tampak hadir Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, serta Letjen TNI (Purn) Mar. Muhammad Alfan Baharudin.
Sementara dari TNI Angkatan Udara, hadir Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat, Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia, Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna, Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus, serta Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja.
Selain itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAU Marsekal Tonny Harjono, serta pejabat Kemhan lainnya turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Tujuan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan para jenderal purnawirawan TNI adalah untuk membahas strategi pertahanan.
“Saya akan menyampaikan satu hal esensial yang mungkin perlu diketahui oleh para sesepuh TNI, yang tentunya ini sangat berhubungan dengan strategis pertahanan,” ucapnya, di lokasi pertemuan para purnawirawan jenderal TNI.
Hal tersebut disampaikan Sjafrie saat membuka silaturahmi sebelum perjumpaan tersebut berlangsung secara tertutup.
“Kemudian setelah itu, Panglima TNI juga akan menjelaskan esensi-esensi yang perlu diketahui oleh para sesepuh dan para senior Purnawirawan TNI,” lanjutnya.
Sjafrie menegaskan, pembahasan dalam pertemuan itu sangat berkaitan dengan kepentingan nasional Indonesia, sebab kepentingan nasional menjadi prinsip tata kelola negara selama ini.
“Strategi pertahanan negara ini juga tidak lepas daripada prinsip tata kelola negara, yaitu yang berkaitan dengan konstitusi dan juga berkaitan dengan kepentingan nasional,” pungkasnya.







