Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

KPK OTT Pejabat Bekasi Kasus Pelicin Perizinan Properti

0 60

KABUPATEN BEKASI,Pena Merdeka – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya ‘menembus’ Kabupaten Bekasi. KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) menangkap sebanyak 10 orang yang terdiri dari unsur PNS, Pejabat, serta pihak awasta yang diduga tersandung kasus proses perizinan properti.

Selain menangkap tangan, KPK juga melakukan penyegelan terhadap sejumlah ruangan pada kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kabupaten Bekasi, minggu (14/10).

Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan di kabupaten bekasi.

Dan ke-sepuluh orang tersebut saat ini sudah dibawa ke kantor KPK untuk diproses lebih lanjut.

“Benar, sejak minggu siang (kemarin-red) KPK melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap sejumlah orang di Bekasi dan sekitarnya. Sampai dini hari ini sekitar 10 orang dibawa ke kantor KPK untuk proses klarifikasi lebih lanjut. Dari unsur Pejabat dan PNS Pemkab Bekasi dan swasta,”ungkapnya kepada wartawan, senin (15/10).

KPK lanjut Basaria, menduga adanya transaksi dengan nilai lebih dari satu miliar dalam bentuk dollar Singapore dan rupiah yang telah diamankan sebagai barang bukti.

“Uang itu diduga untuk memuluskan proses perizinan salah satu perusahaan properti di kabupaten Bekasi,” ucap Basaria.

“Kami menduga ada transaksi terkait proses perizinan properti di Bekasi. Sampai saat ini setidaknya lebih dari 1Miliar dalam SGD dan Rupiah yg diamankan sbg barang bukti,”tandasnya.

Masih kata Basaria, selain mengamankan beberapa oknum dan barang bukti berupa uang dalam bentuk rupiah dan dollar singapore, KPK juga telah menyegel beberapa ruangan yang ada pada Dinas PUPR kabupaten Bekasi. KPK pun mengultimatum agar tak ada pihak ataupun oknum yang mencoba untuk merusak segel KPK.

“Sejumlah ruangan di Pemkab juga telah disegel untuk kepentingan pengamanan awal. Karena telah disegel, kami ingatkan agar tidak ada pihak-pihak yg mencoba melewati atau mengubah bentuk segel “KPK Line” tersebut,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK tentu membuat banyak pihak terkejut, namun tak sedikit juga yang mengapresiasi keberanian KPK dalam melakukan tindakan operasi tangkap tangan yang dilakukan di kabupaten Bekasi.

Pasalnya, sudah menjadi rahasia umum jika selama ini kabupaten yang dikenal dengan kawasan industri terbesar se-Asia tenggara ini terkesan begitu sulit bagi aparat penegak hukum untuk mengungkap perilaku koruptif para pejabat yang berada dibawah kepemimpinan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.(ers)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...