Wagub Banten: Buka Wilayah Terisolir Dampak Tsunami

0 360

BANTEN,PenaMerdeka – Andika Hazrumi Wakil Gubernur (Wagub) Banten, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Banten mulai maksimalkan evakuasi di wilayah terisolir dampak tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur, Pandeglang dan sekitarnya.

Hal tersebut diungkapkan Andika ketika melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang, Senin (24/12/2018).

Dirinya menjelaskan, saat ini Pemprov Banten telah menerjunkan tim dengan membawa alat berat untuk dapat membuka jalan serta mengevakuasi korban terdampak tsunami.

“Fokus sudah kita geser, dimana alat berat sudah diterjunkan untuk dapat membuka jalur menuju kecamatan sumur atau tanjung lesung agar bantuan dapat masuk ke wilayah bencana,” ucapnya.

Andika mengaku tidak menutup kemungkian terdapat sejumlah korban di Kecamatan Sumur, oleh karenanya RSUD Berkah Pandeglang sebagai salah satu rumah sakit rujukan selalu siap menerima korban tsunami.

Untuk melakukan evakuasi dan identifikasi pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, Pemkab Pandeglang, BNPB, Basarnas, TNI POLRI serta relawan.

“Sudah kita koordinasikan, agar dapat memaksimalkan evakuasi di wilayah-wilayah yang berlum tersentuh,” katanya.

Sebelumnya, Hadi Soeryadi Kadis PUPR Provinsi Banten kepada wartawan mengatakan, hari ini Senin (24/12/2018) akses sejumlah jalan vital terkena dampak sudah ada yang bisa dilewati. Jalan itu menurutnya pasca tsunami diakuinya tertutup puing dan pohonan tumbang.

Begitu juga untuk lokasi di kawasan Pantai Anyer dan Carita di Serang sebelumnya sudah mulai dibersihkan termasuk dengan vila-vilanya dan rumah warga yang hancur.

“Akses Citerup Tanjung Lesung juga sudah dibersihkan. Karena alat berat yang sudah diturunkan dari Dinas PUPR, TNI dan KemenPUPR dari kejadian awal sudah di lokasi. Ini buat mempermudah evakuasi juga,” ucapnya.

Sementara untuk lokasi yang termasuk paling parah terkena dampak tsunasmi di Kecamatan Sumur, Pandeglang, pada Sabtu (22/12/2018) Hadi mengaku sudah menurunkan 1 grup petugas, 2 Eskavator dan 2 dump truk. (ersya)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...