Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

IMPJ Gerudug Gama Tower Desak Izin PT Cemindo Gemilang di Lebak Dicabut

0 215

JAKARTA,PenaMerdeka – Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Jakarta (IM-PJ) menggelar unjuk rasa di Gedung Gama Tower, Jakarta, Senin (28/01/2019), mendesak izin PT Cemindo Gemilang segera dicabut.

Furqan, Koordinator aksi (Korlap) menyebutkqn, PT Cemindo Gemilang yang merupakan produsen Semen Merah Putih di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak dianggap telah melakukanan pencemaran lingkungan.

Dia melanjutkan, saat ini PT Cemindo membuang limbahnya di kali Cibayawak. Akibat yang paling fatal dari adanya pencemaran lingkungan adalah menyebabkan orang meninggal dunia.

Selian itu, menurut Furqan, Pencemaran lingkungan hidup menurut Pasal 1 angka 14 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Hasil uji coba sampel yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak menemukan sejumlah kesalahan dalam proses pengelolaan limbah yang dilakukan PT Cemindo Gemilang. Salah satunya, parameter air Kali Cibayawak dinyatakan melebihi ambang batas baku mutu standar pengelolaan limbah,” Kata Furqan melalui rilis yang diterima penamerdeka.com, Senin (28/01/2019).

Dalam pasal 60 UU PPLH, setiap orang dilarang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin.

Sementara pada pasal 104 UU PPLH, setiap orang yang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Mengingat dugaan perbuatan pencemaran lingkungan ini di lakukan oleh PT. Cemindo Gemilang maka Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak harus segera menutup PT Cemindo Gemilang dan Cabut Ijin Usaha PT. Cemindo Gemilang.

“Kami juga meminta kepada lembaga penegak hukum untuk segera memeriksa, tangkap dan adili Pimpinan PT. Cemindo Gemilang karena diduga melakukan tindak pidana pencemaran lingkungan. Selain itu kami juga meminta kepada Jajaran PT. Cemindo Gemilang untuk memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang di rugikan atas pencemaran lingkungan tersebut,” tegasnya.

Selain dari kasus dugaan pencemaran lingkungan yang di lakukan oleh PT. Cemindo Gemilang, warga di sekitaran jalur Belt Conveyor milik PT Cemindo Gemilang menimbulkan kebisingan dan kami menduga bahwa kebisingan dari Belt Conveyor tersebut melebihi baku tingkat kebisingan.

“Berdasarkan persoalan yang di timbulkan oleh kegiatan PT Cemindo Gemilang yang meresahkan warga tersebut maka tidak ada alasan lagi Pemerintah untuk tidak mencabut izin PT. Cemindo Gemilang” pungkasnya. (ersya)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...